Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Anies Diancam Ditembak, Ganjar: Jangan Ngancem Biarkan Rakyat Memilih

Tina Mamangkey • 2024-01-12 21:10:06
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menghadiri kegiatan dialog bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Kamis (11/1/2024). (DOK: TPN GANJAR - MAHFUD)
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menghadiri kegiatan dialog bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Kamis (11/1/2024). (DOK: TPN GANJAR - MAHFUD)

JAGOSATU.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, merespons ancaman penembakan yang dialamatkan kepada capres nomor urut 1, Anies Baswedan, melalui media sosial.

Ganjar menekankan perlunya menghadapi Pemilu 2024 dengan suasana yang damai.

"Ya kalau kita sudah punya demokrasi, jangan ngancem gitu. Biarkan rakyat bisa memilih dengan baik," ujar Ganjar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Jumat (12/1).

Ganjar menegaskan bahwa demokrasi perlu dijaga oleh semua pihak.

Baginya, debat antar pasangan capres-cawapres merupakan bagian dari proses yang biasa dan diperlukan agar masyarakat memiliki referensi dalam menentukan pilihan.

"Maka orang diminta atau para kandidat diminta untuk menunjukkan gagasannya, disanggah oleh yang lain, itu proses yang biasa saja sebenarnya," tegas Ganjar.

Ganjar mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan menghindari black campaign.

Ia menekankan pentingnya memelihara nilai-nilai demokrasi, termasuk dalam hal debat yang seharusnya berlangsung secara positif.

"Jaga lah nilai-nilai demokrasi yang ada. Apa itu? Soal sara, debat, tapi tidak boleh setuju pada kebijakan, tidak boleh black campaign, tapi negatif campaign boleh.

Silakan dipositifkan. Itulah proses perdebatan," ucap Ganjar.

Ancaman penembakan terhadap Anies Baswedan muncul di media sosial dan menjadi viral.

Seorang pengguna Instagram dengan akun @rifanariansyah menuliskan ancaman tersebut, meskipun akun tersebut kini sudah tidak terdeteksi di Instagram.

Baca Juga: Kejutan Tak Terduga Saat Membeli Jersey Timnas dengan Nameset Jenner, Pemain Memilih Ganti Jadi Ivar

Anies mengharapkan bahwa ancaman tersebut tidak akan terealisasi dan meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti jika dianggap sebagai ancaman.

"Ya mudah-mudahan tidak kejadian, dan kalau itu dianggap ancaman ya pihak penegak hukum bisa menindaklanjuti," ungkap Anies kepada wartawan pada Jumat (12/1).

Hingga saat ini, Anies belum merencanakan tindakan hukum terkait ancaman penembakan tersebut. "Belum ada rencana itu," pungkas Anies. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Anies #Ganjar #Capres