jagosatu.com - Pratama Arhan, seorang pemain muda berbakat Timnas Indonesia, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial bukan karena prestasinya di lapangan, melainkan karena masalah pribadi yang menimpanya. Berita ini muncul setelah muncul dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya, Azizah Salsha, dengan Salim Nauderer, kekasih dari selebritas Rachel Vennya.
Kabar ini mulai viral di media sosial X pada Selasa (20/8/2024) malam dan memicu berbagai reaksi dari para suporter Timnas Indonesia. Banyak dari mereka menyarankan pelatih Shin Tae-yong untuk tidak memanggil Arhan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka khawatir bahwa masalah pribadi ini dapat memengaruhi fokus dan mental Arhan di lapangan.
Namun, ada juga suporter yang berpendapat bahwa situasi ini bisa menjadi motivasi bagi Arhan untuk tampil lebih baik. Mereka yakin bahwa Arhan memiliki mental yang kuat dan mampu mengatasi masalah ini dengan baik.
Di tengah polemik ini, perjalanan karier Arhan di dunia sepak bola juga menarik untuk disorot. Arhan dikenal sebagai pemain muda berbakat sejak penampilannya bersama PSIS Semarang di Piala Menpora 2021, di mana ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Kariernya semakin melesat setelah tampil cemerlang bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2021.
Setelah sukses di Indonesia, Arhan melanjutkan kariernya di Jepang bersama Tokyo Verdy, meskipun ia kesulitan untuk mendapatkan tempat di tim utama. Pada tahun 2024, Arhan bergabung dengan Suwon FC di Korea Selatan. Namun, kariernya di klub ini juga tidak mudah, di mana ia baru bermain sekali dan bahkan menerima kartu merah.
Meskipun tantangan di klub cukup berat, Arhan tetap menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Kini, fokus Arhan diharapkan tetap terjaga untuk membantu Timnas Indonesia dalam melanjutkan perjuangannya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam situasi yang penuh tekanan ini, dukungan dari para suporter dan rekan setim sangat penting bagi Arhan untuk tetap fokus dan terus berprestasi di dunia sepak bola.
(putrikalantow)
Editor : ALengkong