Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Miras Oplosan Tewaskan 9 Warga Subang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Pratama Karamoy • 2026-02-13 16:09:11
PENANGANAN KASUS: Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono dalam konferensi pers di Mapolres Subang kemarin (12/2).
PENANGANAN KASUS: Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono dalam konferensi pers di Mapolres Subang kemarin (12/2).

SUBANG – Pesta minuman keras (miras) oplosan menewaskan sembilan warga Kabupaten Subang, Jawa Barat. Polisi kini masih menyelidiki dugaan adanya kandungan bahan berbahaya dalam miras tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (8/2) malam setelah para korban, salah seorang di antaranya perempuan, diduga mengonsumsi miras oplosan jenis gembling yang dicampur dengan serbuk minuman berenergi. "Setelah menerima laporan sehari setelah kejadian, kami langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan. Tim Unit Jatanras Satreskrim bersama Satresnarkoba Polres Subang bergerak cepat hingga berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam peredaran miras oplosan tersebut," ujar Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono dalam konferensi pers di Mapolres Subang kemarin (12/2).

 

Mengutip Radar Bandung, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing HS, 49, selaku pemasok miras jenis Vodka BigBoss (Gembling) di wilayah Subang, dan JM, 50, pemilik toko yang menjual miras tersebut kepada para korban.

Sementara dua orang lainnya, PNM, 29, dan EH, 18, saat ini masih berstatus sebagai saksi dan masih menunggu hasil gelar perkara lanjutan. Berdasarkan hasil penyelidikan, miras oplosan tersebut dikonsumsi para korban di beberapa lokasi di wilayah Kota Subang.

 

Baca Juga: Remaja 17 Tahun Thailand Lakukan Aksi Penembakan, Kepala Sekolah Meninggal

 

Setelah beberapa jam mengonsumsi, para korban mengalami gejala mual, muntah, pusing, gangguan penglihatan, penurunan kesadaran, hingga sesak napas. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Ciereng dan RS PTPN Subang untuk mendapatkan penanganan medis. (war/ttg/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Nasional