JAKARTA – Beasiswa pembiayaan pendidikan ternyata tidak diberikan kepada semua murid Sekolah Unggul Garuda. Beasiswa penuh hanya diberikan kepada murid yang terdaftar di Sekolah Unggul Garuda Baru. Ada dua skema Sekolah Unggul Garuda. Pertama, Sekolah Unggul Garuda Baru, yakni sekolah yang dibangun dari nol dalam rangka penguatan STEM di Tanah Air dan upaya menembus perguruan tinggi terbaik dunia. Kedua, Sekolah Unggul Garuda Transformasi yang merupakan program penguatan bagi SMA eksisting dengan tujuan yang sama.
Saat ini terdapat 12 titik Sekolah Unggul Garuda Transformasi dan 4 titik Sekolah Unggul Garuda Baru. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Ardi Findyartini menjelaskan, memang ada pembiayaan yang diberikan untuk murid SMA Unggul Garuda Baru. Ada beasiswa untuk meng-cover biaya pendidikan dan biaya kehidupan sehari-hari bagi para siswa. Bahkan, dimungkinkan ada biaya untuk family reunion (kunjungan keluarga).
"Tadi seperti yang saya sampaikan, untuk tahun ini 100 persen beasiswanya. Untuk tahun-tahun berikutnya, sekurang-kurangnya 80 persen," paparnya dalam sosialisasi Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Rekrutmen Guru SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027 di Kantor Kemendiktisaintek Jakarta, kemarin (18/2).
Baca Juga: Ledakan Petasan Hancurkan Rumah dan Tewaskan Korban
Lalu, bagaimana dengan murid di SMA Unggul Garuda Transformasi? Findyartini menjelaskan, ada manfaat yang juga diberikan kepada mereka melalui sekolah. Kementerian memfasilitasi siswa SMA Unggul Garuda Transformasi untuk memetakan kemampuan mereka. Mulai dari kemampuan bahasa Inggris, tes potensi akademik seperti SAT, fasilitasi peningkatan kemampuan, hingga exposure dengan berbagai perguruan tinggi di luar dan dalam negeri.
Saat ini, proses pendaftaran calon siswa masih dibuka hingga 7 Maret 2026. Tercatat, sudah 1.227 calon siswa yang login di laman pendaftaran Sekolah Unggul Garuda Baru. Dari jumlah tersebut, baru 25 persen yang merampungkan proses pendaftarannya. (mia/ttg/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy