SURABAYA – Persaingan industri telekomunikasi yang makin ketat mendorong operator mencari sumber pendapatan baru. Salah satunya dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dengan menggandeng Ericsson untuk mengembangkan platform monetisasi digital di Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress 2026. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan merancang Digital Monetization Platform (DMP) yang ditargetkan melayani sekitar 100 juta pelanggan Indosat di seluruh Indonesia.
President Director and Chief Executive Officer IOH Vikram Sinha menjelaskan, pengembangan platform tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan digital sekaligus mempercepat transformasi bisnis perusahaan.
"Kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat. Bersama, kami membangun platform masa depan yang terintegrasi dan future ready untuk memperkuat fokus pertumbuhan berkelanjutan," paparnya.
Baca Juga: SIG Mulai Ekspor Semen Pertengahan Tahun Ini
DMP merupakan bagian dari portofolio Business Support System (BSS) milik Ericsson. Platform tersebut juga memungkinkan perusahaan mempercepat peluncuran layanan baru sekaligus memperkuat pengembangan layanan untuk segmen bisnis (B2B).
President Director Ericsson Indonesia Nuur Vahlby menambahkan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Ericsson dalam mendukung transformasi digital Indosat. "Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem. Ini merupakan investasi teknologi yang memberikan nilai jangka panjang," jelasnya. (bil/dio/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy