Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Korlantas Prediksi Jateng Jadi Area Rawan Kecelakaan, Titik Lelah Pemudik dari Wilayah Barat

Pratama Karamoy • 2026-03-11 12:56:17

SUDAH SIAP: Ruas Tol Paiton–Besuki dapat dilewati kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026 karena telah lolos uji laik fungsi.
SUDAH SIAP: Ruas Tol Paiton–Besuki dapat dilewati kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026 karena telah lolos uji laik fungsi.

JAKARTA – Korlantas Polri memprediksi Jawa Tengah (Jateng) akan menjadi kawasan paling rawan kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebab, Jateng adalah titik lelah atau fatigue point pemudik yang menempuh perjalanan panjang dari wilayah barat Pulau Jawa.

Kasi Kumpul Olah Kaji Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Sandhi Wiedyanoe mengatakan, perkiraan itu berdasarkan analisis data kecelakaan Operasi Ketupat tiga tahun terakhir. Jateng memiliki tingkat risiko kecelakaan tertinggi. "Dari Jakarta, mereka masih bersemangat. Masuk Jabar masih relatif segar. Tetapi, saat sampai Jateng kondisi fisik mulai menurun," kata Sandhi dalam Konferensi Pers Pelayanan BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran Tahun 2026 di Jakarta kemarin (10/3).

Analisis itu dilakukan dengan menggunakan permodelan analisis spasial dan probabilitas kecelakaan yang bersumber dari data Operasi Ketupat 2023, 2024, dan 2025. Data tersebut diolah menjadi model estimasi statistik dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berdasarkan informasi yang tercatat dalam sistem Integrated Road Safety Management System (IRSMS), jumlah kecelakaan tiga tahun terakhir sebanyak 5.880 kasus pada 2023, 5.370 kasus di 2024, dan 5.442 kasus pada 2025. Dari data tersebut, rata-rata kecelakaan tahunan diperkirakan mencapai sekitar 5.600 kejadian.

 

Layanan Kesehatan

BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses selama periode libur Lebaran 2026. Direktur BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai kemudahan layanan agar peserta JKN tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan selama masa libur. "BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap bisa diakses dengan mudah sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang," ujar Pujo.

 

Baca Juga: Kemenperin Dorong Industri dan Lab Emas Ikut Program Uji Profisiensi

 

Tol Prosiwangi Gratis

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali akan membuka fungsional ruas Tol Pasuruan-Besuki mulai 14-28 Maret 2026 untuk memperlancar arus mudik di Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi).

Kepala BBPJN Jatim-Bali Javid Hurriyanto menyatakan, Tol Prosiwangi seksi Gending-Kraksaan-Paiton-Besuki akan dibuka gratis pada masa mudik. "Tol nol rupiah mulai Gending sampai exit tol Besuki atau sekarang namanya Situbondo Barat," terangnya.

Menurut Javid, Tol Prosiwangi seksi Gending-Kraksaan-Paiton-Besuki telah lolos uji laik fungsi. Sehingga, bisa dilewati seluruh golongan kendaraan dan buka 24 jam. Sementara seksi Paiton-Besuki segera diuji kelayakan.

 

Kondisi Pelabuhan

Puncak arus mudik Lebaran di pelabuhan kita prediksi H-4 mudik dan H+7 balik Lebaran. Masyarakat mudik lebih awal karena pelabuhan ditutup saat Hari Raya Nyepi, pada 18-20 Maret.

General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurnianjah mengatakan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 14 sampai 16 Maret. Pemudik akan memilih menyeberang sebelum pelabuhan ditutup saat Nyepi.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, ASDP telah bekerja sama dengan kepolisian untuk pengaturan kendaraan di jalan raya. ASDP juga sudah berkoordinasi dengan BPTD dan KSOP. (lyn/fre/uif/bas/aph/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Mudik #Nasional