JAKARTA – Pemerintah meresmikan penyaluran gas bumi perdana (gas in) pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap 2. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjamin pasokan gas bagi sektor industri di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Proyek Cisem juga akan terhubung dengan pembangunan pipa Dumai-Sei Mangkei (Dusem) sehingga menghubungkan jaringan gas antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.
Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, proyek pipanisasi gas tersebut menjadi fondasi penting bagi stabilitas energi industri. "Proyek ini menjamin ketersediaan energi yang lebih stabil serta memberi kepastian bagi pelaku industri dalam menghitung biaya produksi dan merencanakan investasi," ujarnya di sela peresmian Pipa Gas Transmisi Cirebon-Semarang Tahap 2 di Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).
Ke depan, proyek Cisem akan terhubung dengan pembangunan pipa Dumai-Sei Mangkei (Dusem) yang menghubungkan jaringan gas antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Integrasi jaringan tersebut diharapkan meningkatkan pemanfaatan gas domestik serta mengurangi ketergantungan ekspor.
"Saat ini, sekitar 65 persen produksi gas nasional telah dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri. Dengan penguatan infrastruktur transmisi, porsi tersebut diperkirakan meningkat seiring pertumbuhan permintaan industri," paparnya.
Yuliot menjelaskan seluruh proses uji coba pada jaringan pipa telah dilakukan dan menunjukkan hasil yang aman. "Setelah dilakukan uji coba di setiap ruas, hasilnya tanpa kebocoran sehingga kita dapat melakukan seremoni gas in untuk ruas Cisem 2," tuturnya.
Baca Juga: Iran Hantam Ladang Gas Qatar, Ancam Serangan Serupa ke Saudi dan UEA
Jaringan Sepanjang 302 Km
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menambahkan, jaringan pipa Cisem sepanjang 302 kilometer kini siap beroperasi penuh. Pipa tersebut membentang dari Semarang hingga Kandang Haur Timur, Cirebon, dan akan menyalurkan gas ke berbagai konsumen industri.
Pasok Industri dan Kelistrikan
Menurut Laode, sejumlah konsumen telah menyatakan minat untuk memanfaatkan pasokan gas dari jaringan pipa tersebut. Di antaranya, Kilang Balongan, PT Cikarang Listrindo Tbk, serta sejumlah kawasan industri lainnya. (agf/dio/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy