JAKARTA - Pemudik yang naik angkutan umum meningkat 8,58 persen dari tahun lalu. Jumlahnya mencapai 10.887.584 orang. Data itu dihimpun Kemenhub sejak 13 Maret (H-8) sampai 21 Maret 2026 (H Lebaran). Mayoritas pemudik memakai moda kereta api (KA). Disusul pesawat dan bus.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi mengatakan, pergerakan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3), mencapai 873.916 orang. "Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan KA," ujarnya di Jakarta, Minggu (22/3).
Arus Balik
Kemenhub bersiap menghadapi arus balik. Diperkirakan, gelombang masyarakat kembali dari kampung halaman dimulai hari ini. "Puncaknya 28-29 Maret 2026," jelas Ernita.
Guna memperlancar arus balik, Ernita mengimbau warga memakai moda transportasi yang resmi dan berizin. Serta memantau informasi dari kanal resmi. "Kami juga mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan," ujar Ernita.
Baca Juga: Iran Terus Bombardir Pangkalan Militer AS
Kunjungan Wisatawan
Kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali, meningkat sejak 17 Maret 2026. Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa menjelaskan, pada 17 Maret, jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 1.101 orang atau naik 15 persen dibandingkan hari biasanya.
Beberapa hari kemudian, tepatnya setelah perayaan Nyepi, tingkat kunjungan kian melonjak. "Mayoritas wisatawan domestik, seperti dari Surabaya, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia," jelasnya.
Pada 22 Maret 2026, jumlah kunjungan kembali meningkat, yakni 4.387 orang. Dengan jumlah tersebut, total pengunjung selama Maret 2026 mencapai 23.811 orang. (raf/mar/aph/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy