Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Prabowo Bertemu Putin, Fokus Amankan Pasokan Energi Nasional

Pratama Karamoy • Selasa, 14 April 2026 - 14:48 WIB
KUNJUNGAN DIPLOMATIK: Presiden Prabowo Subianto tiba di Moskow, Rusia, kemarin (13/4). Kedatangannya disambut Deputy Foreign Minister Andrey Rudenko (kiri depan) dan Duta Besar RI untuk Rusia Jose Tavares.
KUNJUNGAN DIPLOMATIK: Presiden Prabowo Subianto tiba di Moskow, Rusia, kemarin (13/4). Kedatangannya disambut Deputy Foreign Minister Andrey Rudenko (kiri depan) dan Duta Besar RI untuk Rusia Jose Tavares.

 PRESIDEN Prabowo Subianto memulai misi diplomatik ke Rusia, di Moskow, Rusia, kemarin (13/4). Pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin memfokuskan pembicaraan pada penguatan kerja sama di sektor energi guna menjamin stabilitas ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian dinamika global. 

Tiba di Bandara Vnukovo-2, pukul 07.45 waktu setempat, Prabowo disambut Deputy Foreign Minister Andrey Rudenko dan Duta Besar RI untuk Rusia Jose Tavares. Dalam kunjungan tersebut, presiden didampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah strategis Indonesia dalam merespons dinamika dunia. "Presiden ingin memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak," jelasnya.

Selain isu energi, pertemuan dua pimpinan negara itu juga mencakup pembahasan geopolitik dunia. Indonesia, lanjut Teddy, akan tetap menyuarakan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

 

Baca Juga: Pelabuhan Diblokade, Iran Ancam Serang Balik

 

Makin Erat

Hubungan bilateral Indonesia-Rusia menunjukkan tren positif dalam lima tahun terakhir, terutama di sektor energi, perdagangan, dan investasi. Rusia menjadi salah satu negara utama pemasok energi utama bagi RI, khususnya bahan bakar mineral dan produk turunannya.

Di sisi lain, kerja sama investasi juga meningkat signifikan. Dilansir dari kemlu.go.id, pada 2023, nilai investasi Rusia di Indonesia tercatat mencapai USD 114 juta atau naik 273 persen secara tahunan. Jumlah proyek juga melonjak menjadi 3.965 proyek.

Hingga semester I 2024, jumlah proyek investasi Rusia telah mencapai 4.662 dengan nilai USD 97,4 juta. Salah satu proyek strategis yang sedang berjalan adalah pembangunan kilang minyak dan petrokimia di Jawa Timur dengan nilai investasi sekitar USD 15 miliar.

Dari sisi perdagangan, total nilai perdagangan Indonesia-Rusia berada di kisaran USD 3 miliar per tahun. Indonesia mengimpor sejumlah komoditas penting dari Negeri Beruang Merah itu seperti bahan bakar mineral, pupuk, dan besi baja, yang berperan dalam menjaga stabilitas energi dan industri nasional. (lyn/aph)

Editor : Pratama Karamoy
#putin #Nasional #Prabowo