Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kemendiktisaintek Danai Riset Dan Hilirisasi Riset Rp 1,7 Triliun

Pratama Karamoy • Rabu, 22 April 2026 | 17:55 WIB
JAMIN TRANSPARANSI: Perwakilan perguruan tinggi menandatangani kontrak pendanaan penelitian di Graha Diktisaintek, Jakarta, Senin (20/4).
(Sumber: HUMAS KEMENDIKTISAINTEK)
JAMIN TRANSPARANSI: Perwakilan perguruan tinggi menandatangani kontrak pendanaan penelitian di Graha Diktisaintek, Jakarta, Senin (20/4). (Sumber: HUMAS KEMENDIKTISAINTEK)

 

JAKARTA – Riset dan hilirisasi riset masih jadi fokus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Tahun ini, dana Rp 1,7 triliun kembali digelontorkan untuk pendanaan riset dan hilirisasinya.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak program pendanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan hiliriset Tahun Anggaran 2026 pada Senin (20/4) lalu. Kegiatan ini menandai dimulainya implementasi 18.215 kegiatan riset dan pengembangan pada 2026 ini.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mengungkapkan, penandatanganan kontrak ini merupakan titik awal bagi tanggung jawab besar dalam pelaksanaan riset nasional. Penandatanganan kontrak ini pun disebutnya jadi tahapan krusial dalam memastikan riset tidak berhenti di meja seleksi. Melainkan berlanjut ke pelaksanaan yang terarah, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Kemenko Pangan-Kemenhaj Kirim Tiga Juta Porsi Makanan Siap Santap Untuk Jemaah Haji

"Bapak-Ibu penerima kontrak pendanaan adalah duta institusi perguruan tinggi. Bapak-Ibu menjadi ujung tombak penyelesaian isu sosial yang beragam dan kompleks di Indonesia," ujarnya dikutip Selasa (21/4). Demi menjamin transparansi, seluruh pengumuman penerima pendanaan dapat diakses secara umum melalui akun masing-masing di platform BIMA dan Hiliriset milik Kemdiktiisaintek.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang), Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, mengungkapkan, bahwa pemerintah menyediakan dana hingga Rp 8 triliun untuk riset, pengembangan, dan hilirisasi. Di mana, angka tersebut disalurkan melalui berbagai skema pendanaan, baik itu Kemdiktisaintek, BRIN, dan LPDP. (mia/bas)

Editor : Pratama Karamoy
#Kemendiktisaintek #Nasional