Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Luka Modric dan Dejan Lovren Terancam Dipenjara Lima Tahun, Ini Alasan

Tina Mamangkey • 2023-06-30 12:32:16

Gelandang Real Madrid Luka Modric berselebrasi dengan membawa trofi juara Liga Champions di Stade de France musim lalu (29/5). (ALEXANDER HASSENSTEIN/UEFA)
Gelandang Real Madrid Luka Modric berselebrasi dengan membawa trofi juara Liga Champions di Stade de France musim lalu (29/5). (ALEXANDER HASSENSTEIN/UEFA)
JAGOSATU.COM –  Luka Modric dan Dejan Lovren dihadapkan pada dakwaan jaksa Kroasia pada Kamis (29/6) waktu setempat.

Mereka diduga memberikan keterangan palsu dalam kasus persidangan terkait korupsi sepak bola.

Pada tahun 2017, kedua pemain tersebut menjadi saksi dalam persidangan mantan petinggi Dinamo Zagreb, Zdravko Mamic.

Mereka diminta memberikan kesaksian mengenai detail transfer mereka dari klub juara Liga Kroasia tersebut, seperti yang dilaporkan oleh AFP.

Modric menjelaskan detail transfernya dari Dinamo Zagreb ke Tottenham Hotspur yang terjadi pada 2008.

Dia kemudian pindah ke Real Madrid pada tahun 2012.

Sementara itu, Lovren menjelaskan detail transfernya yang terjadi pada 2010, dari Dinamo Zagreb ke klub Prancis, Olympique Lyon.

Kedua pemain didakwa memberikan kesaksian palsu pada tahun 2018, namun dakwaan tersebut kemudian dicabut karena kurangnya bukti.

Dakwaan terhadap Modric dicabut pada tahun 2018, sedangkan Lovren baru mengalami hal serupa pada tahun 2019.

Pada Kamis (29/6), jaksa dari Kota Osijek menuntut dua orang dengan hanya menyebut tahun kelahiran mereka, karena memberikan kesaksian palsu.

Media lokal mengidentifikasi mereka sebagai Modric dan Lovren.

Modric didakwa karena memberikan kesaksian palsu pada tahun 2017 oleh Pengadilan Osijek, sesuai pernyataan jaksa, dengan menyebutkan tanggal ketika bintang Real Madrid itu memberikan kesaksiannya dalam persidangan Mamic.

Sementara itu, Lovren didakwa pada tanggal 1 September 2017.

Di Kroasia, hukuman maksimal untuk kesaksian palsu adalah lima tahun penjara.

Mamic dan tiga orang lainnya dinyatakan bersalah atas penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi, yang merugikan Dinamo Zagreb sebesar lebih dari 15 juta euro dan negara sebesar 1,5 juta euro.

Dalam dakwaan tersebut, mereka dituduh melakukan penyelewengan uang melalui kesepakatan palsu selama melakukan transfer pemain.

Mamic, yang dianggap sebagai salah satu tokoh kriminal dalam sepak bola di negara Balkan, saat ini bersembunyi di Bosnia.

Dia dijatuhi hukuman penjara selama enam setengah tahun.

Dakwaan terhadap Modric diajukan hanya beberapa hari setelah Real Madrid mengumumkan bahwa gelandang tersebut akan bertahan di klub setidaknya hingga musim mendatang, setelah memperpanjang kontraknya hingga Juni 2024.

Pemain tersebut tampil mengesankan selama Piala Dunia 2018, membawa Kroasia mencapai final sebelum akhirnya kalah dari Prancis. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Real Madrid #dejan lovren #Kroasia #Luka Modric