JAGOSATU.COM - Tiga mantan pemain Chelsea, yaitu Mason Mount, Kai Havertz, dan Timo Werner, yang sebelumnya bersatu dalam upaya meraih gelar Liga Champions (UCL), kini bertransformasi menjadi rival di Liga Primer Inggris (EPL).
Trio MTK ini telah mengambil arah yang berbeda pada musim panas 2023/2024.
Kai Havertz melangkah ke klub rival Arsenal dengan biaya transfer sebesar 65 juta pound, sementara Mason Mount memilih bergabung dengan Manchester United dengan klausul transfer sebesar 60 juta pound.
Sementara itu, Timo Werner lebih dulu meninggalkan Chelsea pada musim panas 2022/2023, kembali ke klub asal Jerman, RB Leipzig.
Saat ini, Timo Werner resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur dengan status pinjaman selama 6 bulan dari RB Leipzig, menambah kompleksitas persaingan di EPL.
Ketiganya akan saling berhadapan sebagai rival di Liga Primer Inggris, mengikuti langkah Timo Werner yang bergabung dengan Tottenham.
Keputusan ini memastikan bahwa Trio MTK kini berada di sisi yang berlawanan dalam persaingan EPL, sebuah ironi yang mencerminkan pepatah "dulu kawan, sekarang lawan."
Kepergian ketiganya dari Chelsea pada awalnya mengejutkan para penggemar, dan saat ini, melihat mereka sebagai lawan di EPL tentu menjadi momen yang sulit untuk dihadapi.
Trio ini telah meninggalkan jejak yang sulit untuk dilupakan, terutama setelah membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions pada musim 2020/2021.
Pada musim tersebut, Trio MTK menjadi kunci keberhasilan Chelsea dalam mengalahkan Manchester City di final Liga Champions.
Gol dari Kai Havertz pada menit 42, dengan assist dari Mason Mount dan peran Timo Werner dalam mengatasi pergerakan lawan, membuktikan kerja sama mereka yang efektif.
Kini, ketiganya kembali bersama, namun bukan sebagai sekutu dalam seragam yang sama.
Mereka akan bertanding sebagai lawan di Liga Primer Inggris, menghadirkan dinamika baru yang menarik dan melibatkan perasaan yang sulit untuk dilupakan bagi para penggemar Chelsea. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey