Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Lee Kang In Dihadapkan pada Gugatan Besar, Boikot dan Denda dari Pengiklan

Tina Mamangkey • 2024-02-20 08:04:27
Sebelum semifinal Piala Asia, (kiri) Son Heung Min bertengkar secara fisik dengan (kanan) Lee Kang In./Allkpop
Sebelum semifinal Piala Asia, (kiri) Son Heung Min bertengkar secara fisik dengan (kanan) Lee Kang In./Allkpop

JAGOSATU.COM - Lee Kang In, yang tengah terjerat dalam konflik internal di tim nasional sepak bola Korea Selatan, menghadapi ancaman ganti rugi besar dari para pengiklan dengan nilai denda mencapai miliaran Won.

Pada 19 Februari 2024, Arachi Chicken menghapus foto dan video iklan Lee Kang In dari situs webnya, mengikuti gelombang boikot yang bermula dari kontroversi perselisihan fisik antara Lee Kang In dan kapten tim nasional, Son Heung Min.

Menurut laporan dari Allkpop pada Senin (19/2), Lee Kang In dipilih sebagai model iklan oleh Arachi Chicken pada bulan Januari tahun sebelumnya dan telah terlibat dalam berbagai promosi, termasuk iklan TV dan media sosial.

Arachi Chicken bahkan meluncurkan kotak kemasan edisi terbatas dengan foto Lee Kang In pada bulan Desember tahun sebelumnya, dengan biaya promosi yang mencapai sekitar 500 juta won atau sekitar Rp 5 triliun.

Perusahaan telekomunikasi KT, yang juga terlibat dalam promosi dengan Lee Kang In, telah menginstruksikan penurunan semua poster Lee Kang In di dealer dan toko penjualan nasional mereka sejak 16 Februari.

Meskipun alasan yang diberikan adalah berakhirnya promosi keuntungan pembelian, status kontrak iklan dan sponsor dengan Lee Kang In sedang ditinjau ulang.

Perusahaan video game Nexon, yang juga memiliki kontrak iklan dengan Lee Kang In untuk FC Online, mengalami keluhan dari beberapa pengguna terkait karakter yang dimodelkan setelah Lee Kang In dalam permainan tersebut.

Meskipun jumlah denda spesifik tidak dapat diungkapkan karena masuk kedalam kontrak pribadi, klausul kontrak iklan biasanya mencakup sanksi ganda atau tiga kali lipat dari biaya iklan dalam kasus pelanggaran hukum atau kontroversi sosial.

Dengan demikian, denda yang mungkin harus dibayar oleh Lee Kang In diperkirakan mencapai 5 miliar hingga 7,5 miliar won, atau sekitar Rp 59 triliun hingga Rp 87 miliar.

Kontroversi ini dipicu oleh insiden pertengkaran antara Lee Kang In dan Son Heung Min sebelum pertandingan semifinal Piala Asia pada 6 Februari 2024.

Beberapa pemain, termasuk Lee Kang In, kembali lebih awal setelah makan malam untuk bermain tenis meja, yang tidak disetujui oleh Son Heung Min, dan berujung pada pertengkaran fisik.

Meskipun Lee Kang In telah meminta maaf melalui media sosial atas insiden tersebut, ia membantah laporan yang menyebutkan bahwa dirinya meninju Son Heung Min. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Timnas #lee kang in #ganti rugi #Sepak Bola #Korea Selatan