Jagosatu.com - Arema FC kembali menelan kekalahan pahit di Derby Jawa Timur.
Bertemu Persik Kediri pada Senin (16/12/2024), Singo Edan kalah tipis 1-0.
Gol tunggal Persik dicetak oleh Mohammad Khanafi di menit ke-87.
View this post on Instagram
Laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, ini berjalan sengit.
Sejak awal pertandingan, Persik tampil dominan dalam penguasaan bola.
Meski demikian, gol kemenangan baru tercipta jelang akhir pertandingan.
Mohammad Khanafi menjadi pahlawan Persik setelah memanfaatkan umpan Ze Valente.
Gol tersebut berawal dari kesalahan kontrol Bayu Aji di lini pertahanan Arema FC.
Sepakan Khanafi yang mengarah ke gawang tak mampu diantisipasi Lucas Frigeri.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Arema FC melawan Persik Kediri.
Dalam tiga pertemuan terakhir, Arema selalu menelan kekalahan dari Macan Putih.
Terakhir, pada November 2023, Arema FC juga takluk dengan skor 1-0.
Pelatih Arema FC, Joel Cornelli, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.
Menurutnya, kedua tim sebenarnya sama kuat, namun Persik tampil lebih unggul di beberapa aspek.
"Kami sedih dengan hasil ini, tetapi masih ada kesempatan untuk bangkit," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, puas dengan kinerja anak asuhnya.
Kemenangan ini, menurutnya, menjadi bukti timnya terus berkembang dan belajar dari kekalahan pekan lalu.
"Arema adalah tim kuat dengan pemain berkualitas. Tapi kami bekerja lebih keras untuk menang," katanya.
Kemenangan ini membawa Persik Kediri naik ke peringkat ke-11 klasemen Liga 1.
Mereka kini mengoleksi 21 poin dari 15 pertandingan.
Sementara Arema FC harus rela turun ke peringkat sembilan dengan 22 poin.
Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Arema FC dalam tiga laga terakhir.
Dari tiga pertandingan tersebut, Singo Edan hanya mampu meraih satu poin saja.
Arema FC masih memiliki dua pertandingan tersisa di paruh musim ini.
Mereka akan bertemu tim promosi PSBS Biak pada 21 Desember mendatang di Stadion Soepriadi, Blitar.
Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, Arema FC diharapkan bisa bangkit dari keterpurukan.
Joel Cornelli pun menegaskan, target kemenangan tetap menjadi prioritas di laga-laga berikutnya.
Drama menit akhir di laga ini menjadi pelajaran penting bagi Arema FC.
Kelemahan di menit-menit krusial dan kesalahan individu harus segera diperbaiki.
Sementara bagi Persik Kediri, kemenangan ini menjadi suntikan moral untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Apakah Arema FC mampu bangkit?
Atau tren negatif Singo Edan akan terus berlanjut?
Yang pasti, laga selanjutnya akan menjadi penentuan penting bagi Arema FC untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Drama menit akhir memang selalu menyajikan kejutan tak terduga.
Persik Kediri membuktikan bahwa kerja keras hingga peluit akhir berbuah manis.