Jagosatu.com - Chelsea memulai pertandingan perdananya di Fifa Club World Cup 2025 melawan Los Angeles FC dengan kemenangan 2-0, tapi atmosfer stadion justru jadi perbincangan panas.
Stadion Mercedes-Benz di Atlanta, yang bisa menampung 71.000 penonton, terlihat sepi dengan lebih dari 50.000 kursi kosong.
Dilansir dari BBC Sport (16 Juni 2025), jumlah penonton yang diumumkan secara resmi hanya 22.137 orang, dengan bagian atas stadion ditutup total.
Pertandingan dilaksanakan pada pukul 3 sore waktu lokal, bertepatan dengan hari kerja yang membuat banyak orang gak bisa hadir.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengakui suasana pertandingan terasa "agak aneh" karena stadion nyaris kosong, tapi tetap menegaskan pemain harus profesional di kondisi apa pun.
Harga tiket juga jadi faktor penghalang, di mana beberapa tiket awalnya dijual di harga sekitar £37, dan bahkan turun jadi £26 saat pertandingan sedang berlangsung.
Letak geografis juga berperan, karena LAFC berasal dari Los Angeles, yang berjarak lebih dari 3.000 km dari Atlanta.
Menurut laporan, LAFC bahkan hanya punya sekitar 150 ultras yang hadir, namun mereka tetap berhasil menciptakan atmosfer meriah.
FIFA sendiri dikritik karena minim promosi untuk event ini, padahal turnamen ini jadi ajang pemanasan menuju Piala Dunia 2026.
Doug Roberson, jurnalis dari Atlanta Journal-Constitution, menyatakan "masalah bukan karena warga Amerika gak suka sepak bola, tapi karena waktunya yang gak tepat dan event-nya belum dikenal."
Sementara itu, Jonathan Tannenwald, jurnalis senior dari Philadelphia Inquirer, menyalahkan FIFA karena kurang promosi dan gak bikin panitia lokal untuk bantu kampanye event.
Padahal, stadion yang sama pernah hampir penuh saat Chelsea bermain melawan Newcastle dua tahun lalu dalam event Premier League Summer Series.
Phil McNulty dari BBC Sport menyebut pemandangan ribuan kursi kosong ini jadi "tamparan awal untuk FIFA", dan memperingatkan agar harga tiket untuk Piala Dunia tahun depan disesuaikan.
LAFC Coach, Steve Cherundolo, menyatakan mungkin kota LA memang lebih cinta sepak bola daripada Atlanta, dengan menyindir lewat perbandingan atmosfer pertandingan.
Walaupun begitu, pertandingan lain seperti PSG vs Atletico Madrid berhasil menarik lebih dari 80.000 penonton di Rose Bowl, Los Angeles.
FIFA dilaporkan memberi promo besar-besaran, termasuk promo beli satu tiket dapat empat bagi mahasiswa Miami yang jadi partner mereka.
Sebagian laga lain menunjukkan angka penonton tinggi, seperti pertandingan Boca Juniors vs Benfica di Miami yang mencapai lebih dari 55.000 orang.
Meski banyak pertandingan masih punya ribuan tiket yang belum terjual, FIFA tetap optimis angka penonton akan naik saat babak knockout berlangsung.
Tapi untuk saat ini, pemandangan kursi merah kosong saat Chelsea bermain jadi gambaran jelas bahwa Club World Cup butuh lebih dari sekadar nama besar.(chK)
Editor : ALengkong