Jagosatu.com - AC Milan akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan Luka Modrić, gelandang legendaris asal Kroasia yang selama ini jadi ikon Real Madrid.
Menurut laporan dari Cadena SER, Modrić dan Milan sudah menyepakati kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan.
Pemain berusia 38 tahun itu akan bergabung setelah menyelesaikan tugas terakhirnya bersama Madrid di ajang FIFA Club World Cup.
Dilansir dari AS, Direktur Olahraga Milan, Igli Tare, menyebut kedatangan Modrić adalah hal yang "fundamental" bagi perkembangan tim muda Rossoneri.
Modrić sendiri disebut sangat tertarik dengan proyek Milan yang sedang membangun ulang kekuatan mereka untuk bersaing di Serie A dan Liga Champions.
Menurut Tare, Modrić bahkan sempat bertanya, “Apakah tim ini siap merebut Scudetto?” — sebuah pertanda bahwa ia sangat serius.
Scudetto adalah istilah untuk gelar juara Liga Italia Serie A, yang terakhir kali diraih Milan pada musim 2021/2022.
Baca Juga: Chelsea 'Cuci Gudang': Nama Mudryk (el Dear God) Dihapus, Tanda-Tanda Dibuang Makin Jelas!
Gaji yang diterima Modrić di Milan diperkirakan sekitar €3,5 juta per musim, dengan insentif tambahan jika berhasil membawa Milan juara.
Media Italia seperti FootItalia menyebut bahwa Modrić akan langsung menjalani tes medis begitu Real Madrid menyelesaikan partisipasinya di Club World Cup 2025.
Sebelumnya, Modrić sudah menolak beberapa tawaran dari klub Liga Arab dan MLS karena masih ingin bermain di Eropa di level tertinggi.
Dengan gaya bermain elegan dan visi permainan yang luar biasa, Modrić dianggap masih sangat layak bersaing di liga top Eropa.
Pengalaman dan mental juara yang ia bawa dari Real Madrid diharapkan bisa menjadi pembeda bagi skuad Milan yang banyak diisi pemain muda.
Bersama Madrid, Modrić telah memenangkan 5 Liga Champions, 3 La Liga, dan berbagai gelar domestik lainnya.
Ia juga merupakan peraih Ballon d’Or 2018, satu-satunya pemain yang berhasil menghentikan dominasi Messi dan Ronaldo di era modern.
Kepindahan ini juga jadi “reuni emosional” bagi Modrić dengan sepak bola Italia, negara yang sempat hampir ia bela saat muda sebelum memilih Tottenham Hotspur.
Dari sisi taktik, Modrić kemungkinan besar akan diplot sebagai deep-lying playmaker, peran yang biasa dijalankan pemain seperti Andrea Pirlo atau Toni Kroos.
Deep-lying playmaker adalah gelandang yang bermain agak ke belakang untuk mengatur alur serangan dari garis pertahanan.
Rossoneri juga diyakini akan menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk memberi ruang kreativitas bagi Modrić dalam mendistribusikan bola.
Fan AC Milan di seluruh dunia pun menyambut positif kabar ini dan berharap kepemimpinan Modrić bisa membawa Milan kembali bersinar di Eropa.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Milan, namun laporan dari media Eropa dan lokal menyebut perjanjian sudah hampir final.
Jika tidak ada aral melintang, Modrić akan diperkenalkan ke publik San Siro awal Juli mendatang sebagai rekrutan besar pertama musim panas ini.
Ini menjadi salah satu transfer paling mengejutkan di bursa musim panas 2025, mengingat usia Modrić dan statusnya sebagai legenda Real Madrid. (anl)
Editor : ALengkong