Jagosatu.com-Turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 resmi digelar di Amerika Serikat mulai 14–15 Juni hingga 13 Juli dengan format baru 32 tim dan delapan grup.Turnamen ini menggunakan format mirip Piala Dunia antarnegara dengan babak grup diikuti sistem gugur yang ketat.
UEFA mengirim 12 tim elite termasuk Chelsea, Real Madrid, dan Manchester City sebagai jawara Liga Champions tiga musim terakhir .
Dari CONMEBOL, Flamengo dan River Plate mengisi slot sebagai wakil Amerika Selatan, sementara tuan rumah diwakili oleh Inter Miami
Region Concacaf juga menyumbang empat klub selain Inter Miami, menambah keragaman tim dari Amerika Utara .
Asia diwakili oleh klub kuat seperti Al‑Hilal dan Urawa Red Diamonds dalam turnamen kali ini .
Afrika mengutus Al Ahly sebagai wakilnya, sementara Oseania hanya diperkuat satu klub, yakni Auckland City.
32 tim tersebut bertarung untuk titel klub terbaik dunia dengan total hadiah dan melengkapi skema kompetisi global baru.
Inter Miami sukses melewati fase grup tanpa kalah dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk skor 2–2 kontra Palmeiras .
PSG memenangi Grup B dengan performa kuat, termasuk hasil 4–0 atas Atletico Madrid dan memuncaki klasemen .
Babak 16 besar menyajikan duel sengit antara Inter Miami melawan PSG di Mercedes‑Benz Stadium, Atlanta.
PSG menang telak 4–0 atas Inter Miami dengan dua gol dari João Neves, satu gol bunuh diri Tomás Avilés, dan satu gol Achraf Hakimi sebelum turun minum.
Gol cepat Neves di menit 6 dan menit 39 memastikan keunggulan PSG yang mematikan sejak babak pertama .
Tomás Avilés mencetak gol bunuh diri yang semakin memperburuk nasib Inter Miami di laga itu.
Achraf Hakimi kemudian menambah pundi gol PSG tepat sebelum turun minum untuk membuat pertandingan semakin dominan .
Babak kedua berlalu tanpa gol tambahan, dengan PSG terus menjaga performa solid mereka .
Lionel Messi, yang sempat reuni emosional dengan mantan klub, tak mampu berbuat banyak dan hanya sempat nyentuh bola beberapa kali di babak kedua .
Luis Suárez juga mati kutu di lini depan akibat rapatnya pertahanan PSG .
Pelatih Javier Mascherano menegaskan bahwa level PSG masih terlalu tinggi untuk Inter Miami.
PSG melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich dan Flamengo .
Meski debut format baru dianggap bersejarah, kritik muncul dari sosok seperti Jürgen Klopp yang menyebut turnamen ini “pointless” dan membahayakan pemain.
Kontroversi terkait jadwal padat, kondisi lapangan buruk, serta risiko cedera turut menghiasi penyelenggaraan turnamen kali ini .(LR)
Editor : ALengkong