Jagosatu.com - Timnas Putri Indonesia kembali menelan kekalahan dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia Putri 2026.
Pada Rabu malam, Garuda Pertiwi kalah 0-2 dari Pakistan di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Gol pertama Pakistan tercipta dari gol bunuh diri Gea Yumanda di menit ke-8.
Delapan menit kemudian, Suha Hirani mencetak gol penalti untuk menambah keunggulan Pakistan.
Kekalahan ini sangat mengejutkan karena Pakistan sebelumnya kalah 0-8 dari Taiwan.
Posisi Indonesia di Grup D turun ke peringkat ketiga dan peluang lolos semakin menipis.
Pelatih Satoru Mochizuki mengatakan banyak pemain melakukan kesalahan dasar seperti kontrol dan umpan.
Menurut dia, rotasi pemain bukan penyebab utama kekalahan, melainkan kesalahan mendasar dalam permainan.
Gelandang Felicia de Zeeuw juga menyebut tim akan belajar dari kekalahan ini dalam jumpa pers.
Baca Juga: Samsung Pamer Teknologi Lipat Canggih, Galaxy Flip 7 Kini Punya Daya Tahan Monster!
Indonesia sebenarnya mendominasi penguasaan bola dan menciptakan 11 peluang.
Namun Pakistan lebih efektif karena hanya butuh dua peluang saja untuk mencetak dua gol.
Kiper Pakistan, Zeeyana Jivraj, tampil sangat baik dengan beberapa penyelamatan penting.
Sementara kiper Indonesia Iris de Rouw harus kebobolan akibat situasi bola mati dan penalti.
Mochizuki menekankan tim tidak akan menyerah dan akan bangkit menghadapi laga selanjutnya.
Laga selanjutnya sangat penting karena kemungkinan lolos tetap ada jika menang besar.
Situasi ini menjadi pembelajaran penting soal pentingnya teknik dasar dalam sepak bola.
Sekarang Indonesia wajib tampil lebih baik lawan Taiwan untuk menjaga peluang.
Jika gagal, timnas putri bisa gagal lolos ke putaran final Piala Asia Putri 2026.
Kesalahan kontrol dan umpan terlihat jelas ketika tim kehilangan ritme permainan.
Pembenahan segera dibutuhkan agar Garuda Pertiwi tidak tersingkir lebih cepat. (anl)
Editor : ALengkong