Jagosatu.com - Xabi Alonso mendapat peringatan dari mantan pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, agar tidak terlalu membebani Kylian Mbappe dan Vinicius Jr dalam tugas bertahan.
Del Bosque mengingatkan bahwa menuntut kedua penyerang bintang Real Madrid itu bertahan secara berlebihan bisa berujung pada masalah taktik.
Alonso tengah memasuki era baru bersama Mbappe dan Vinicius yang sama-sama bermain di sisi kiri lapangan.
Kedua pemain tersebut memiliki gaya bermain yang mirip dan kurang dalam hal kontribusi bertahan.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran apakah Mbappe dan Vinicius bisa bermain berdampingan secara efektif di lapangan.
Kedatangan Mbappe sempat membawa antusiasme besar bagi Madrid, tetapi juga menciptakan teka-teki taktik.
Musim debut Mbappe di bawah Carlo Ancelotti memperlihatkan tantangan penyesuaian posisi dan keseimbangan tim.
Vinicius sudah menjadi bintang utama di sisi kiri sebelum Mbappe hadir.
Pertanyaan besar muncul mengenai bagaimana Real Madrid bisa menyesuaikan posisi kedua pemain tersebut.
Masalah ini menjadi semakin mendesak setelah Madrid kalah telak 4-0 dari Paris Saint-Germain di semifinal Piala Dunia Antarklub.
Kekalahan tersebut memicu diskusi luas tentang bagaimana memadukan kedua penyerang tanpa mengganggu dinamika tim.
Dalam wawancara dengan Cadena SER, Del Bosque menyampaikan pesan penting kepada Alonso.
Dia menekankan bahwa pelatih harus menerima keunikan dan kekurangan pemainnya.
Del Bosque bilang bahwa Mbappe dan Vinicius sudah mencapai level elite karena karakter asli mereka.
Jika Alonso mencoba mengubah mereka terlalu banyak, bisa jadi malah merusak potensi mereka.
Pelatih harus mencoba mendapatkan performa terbaik dari pemain sambil menerima kekurangan mereka.
Menurut Del Bosque, terkadang harus mengalah dan memanfaatkan kelebihan pemain yang ada.
Mereka harus tetap bersatu sebagai sebuah tim, melaksanakan tugas bertahan dan menyerang.
Tapi membebani Mbappe dan Vinicius dengan tugas bertahan yang berat bisa membuat mereka kehilangan efektivitas di depan gawang.
Del Bosque mengingatkan bahwa semua pendapat perlu dipertimbangkan dalam meracik strategi tim.
Tugas Alonso sekarang adalah mencari sistem yang dapat memaksimalkan potensi kedua bintang tersebut tanpa merusak keseimbangan tim.
Pertandingan pramusim akan menjadi ajang uji coba penting bagi Alonso dalam menemukan formula terbaik.
Penggemar dan pengamat sepak bola akan sangat memperhatikan bagaimana Alonso mengelola dinamika ini.
Real Madrid berharap Alonso bisa menciptakan keseimbangan antara disiplin taktik dan kebebasan kreativitas kedua pemain. (samt)
Editor : ALengkong