JAGOSATU.COM - Manchester United terus mengupayakan kesepakatan transfer untuk menggaet Bryan Mbeumo dari Brentford.
Meski sang pemain sudah menunjukkan ketertarikan pindah sejak awal Juni, negosiasi masih berjalan alot hingga pertengahan Juli.
Dilaporkan oleh si.com pada Senin (14/7), United tengah menyusun struktur pembayaran yang tepat demi meyakinkan Brentford, klub yang hingga kini belum melunak dalam melepas penyerang andalan mereka.
Bryan Mbeumo, penyerang timnas Kamerun, telah lama masuk radar manajer Ruben Amorim. Meski performa United musim lalu mengecewakan, Mbeumo tetap menjadikan Old Trafford sebagai tujuan utamanya. Namun keinginan tersebut belum terwujud karena Brentford masih menahan keras aset berharganya itu.
Baca Juga: Dembele Bersinar, PSG Raih Treble Meski Gagal di Final Dunia
Salah satu penyebab utama lambatnya proses transfer ini adalah model pembayaran yang diusulkan oleh Manchester United.
Brentford menginginkan pembayaran uang muka yang lebih besar, bukan skema bonus berlapis yang dinilai berisiko.
Sumber dari klub menyebutkan bahwa The Bees tidak ingin kehilangan lebih banyak bintang mereka setelah ditinggal manajer Thomas Frank (ke Tottenham), kapten Christian Nørgaard (ke Arsenal), dan kiper utama Mark Flekken (ke Bayer Leverkusen). Kehilangan Mbeumo akan memperpanjang daftar eksodus yang kini mulai dikhawatirkan fans.
Fabrizio Romano, jurnalis spesialis transfer, menyatakan bahwa kedua klub memang sedang berdiskusi mengenai "tambahan yang mudah dan sulit"—istilah yang merujuk pada bonus berbasis performa dan pencapaian tim. Meski begitu, belum ada titik terang karena Brentford masih belum puas dengan tawaran terakhir United.
Baca Juga: Lupakan PSG, Ini Dia Raja Dunia Antarklub 2025: Chelsea!
Menurut laporan, tawaran terbaru dari Setan Merah senilai GBP 62,5 juta terdiri dari GBP 55 juta sebagai biaya tetap dan bonus GBP 7,5 juta. Namun Brentford tetap kukuh ingin dana lebih besar dibayarkan di muka.
Jika negosiasi ini rampung, Mbeumo akan menjadi penjualan termahal sepanjang sejarah Brentford, melewati rekor transfer Ivan Toney ke Al Ahli (GBP 40 juta) musim panas lalu.
Brentford sendiri sudah meraup hampir GBP 30 juta dari transfer lainnya musim panas ini. Namun mereka tak ingin kehilangan lebih banyak pemain kunci secara bersamaan.
Rumor menyebutkan bahwa Tottenham Hotspur juga tengah mengincar Yoane Wissa, dan jika benar, Brentford bisa kehilangan seluruh lini serang andalan mereka hanya dalam satu bursa transfer.
Baca Juga: Chelsea Hajar PSG, Juara Dunia Cuma Butuh 10 Menit!
Sementara itu, Manchester United ingin segera merampungkan transfer Mbeumo sebagai bagian dari restrukturisasi skuat besar-besaran yang dirancang oleh Ruben Amorim.
Mbeumo diharapkan bisa menambah kecepatan dan kreativitas di lini depan United, yang musim lalu kerap kesulitan mencetak gol.
Kedua klub kini dikejar waktu. Brentford menuntut kesepakatan yang lebih tegas, sementara Mbeumo dilaporkan mulai frustrasi karena belum bisa meninggalkan Gtech Community Stadium meski niatnya sudah bulat.
Editor : Toar Rotulung