Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Transfer Noni Madueke ke Arsenal bikin heboh Gooners karena dinilai bukan solusi utama di sektor sayap

Toar Rotulung • 2025-07-21 07:38:44

ni Madueke (tengah) resmi diperkenalkan sebagai permain Arsenal pada Jumat (18/7/2025). (Arsenal.com)
ni Madueke (tengah) resmi diperkenalkan sebagai permain Arsenal pada Jumat (18/7/2025). (Arsenal.com)

JAGOSATU.COM - Empat klub besar Premier League musim 2025–2026, yakni Liverpool, Arsenal, Manchester City, dan Chelsea, menunjukkan pola belanja yang serupa: gemar menumpuk pemain di posisi wide attacker. Kebiasaan ini masih terus berlanjut, meski stok pemain di sektor tersebut sudah melimpah.

Liverpool, misalnya, baru saja merekrut Florian Wirtz dan Jeremie Frimpong yang bisa bermain melebar. Manchester City mendatangkan Rayan Cherki, sementara Chelsea kembali menambah pemain sayap muda berbakat, Estevao dan Jamie Gittens.

Namun langkah Chelsea berimbas pada kelebihan stok di lini sayap. Mereka pun melepas Noni Madueke ke rival sesama empat besar, Arsenal.

Keputusan ini jadi perbincangan karena The Gunners menebusnya dengan harga yang tidak murah, yakni GBP 52 juta atau setara Rp 1,13 triliun, dengan kontrak lima tahun.

Anehnya, transfer Madueke justru mendapat sambutan negatif dari para pendukung Arsenal. Sejumlah Gooners bahkan menandatangani petisi online yang menolak kedatangan sang pemain. Kritik utamanya adalah soal harga yang dianggap terlalu mahal untuk pemain yang hanya diproyeksikan sebagai pelapis.

Madueke diperkirakan akan kesulitan menembus starting XI, terutama di posisi sayap kanan yang saat ini ditempati Bukayo Saka. Di sisi kiri, kompetisi juga tidak kalah ketat dengan kehadiran Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard.

Namun pelatih Mikel Arteta punya pandangan berbeda. Ia justru menyambut positif kehadiran Madueke. Dalam wawancara di situs resmi klub, Arteta menyebut pemain berusia 23 tahun itu sebagai salah satu talenta muda terbaik yang sudah memahami karakter Premier League.

“Dengan usia baru 23 tahun, Noni punya pengalaman bagus di level klub maupun timnas. Dia juga sangat mengenal Premier League, dan itu keuntungan besar buat kami,” ungkap Arteta.

Madueke sendiri lahir di Barnet, hanya sekitar 10 kilometer dari Stadion Emirates. Statistiknya juga menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Dalam dua musim terakhir, ia mencatatkan kontribusi gol sebesar 0,51 per 90 menit – angka yang cukup kompetitif untuk pemain sekelasnya.

Menurut laporan dari The Athletic, pembelian Madueke bahkan dinilai lebih masuk akal dibandingkan opsi lain yang sempat dikaitkan dengan Arsenal, seperti Bryan Mbeumo. Pemain Brentford itu akhirnya direkrut oleh Manchester United dengan harga lebih mahal, yakni GBP 71 juta.

Keunggulan Madueke terletak pada usia yang lebih muda dua tahun dari Mbeumo dan pengalamannya di Premier League bersama Chelsea.

Walau belum dipastikan akan langsung jadi pilihan utama, transfer ini menunjukkan bahwa Arteta ingin menyiapkan kedalaman skuad yang lebih solid musim ini.

Dengan komposisi yang makin padat di sektor sayap, tekanan bagi Madueke untuk membuktikan diri tentu besar. Namun bila mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia bisa menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Arsenal.

Editor : Toar Rotulung
#Arsenal #Chelsea #Noni Madueke #Bursa transfer 2025 #arteta