Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

KEJUTAN AKHIR MUSIM! Pembalap Ini Rebut Kemenangan Padahal Marquez Sudah di Puncak Klasemen!

Toar Rotulung • 2025-11-17 22:36:11
Bezzecchi rayakan kemenangan perdananya bersama Aprilia di seri penutup MotoGP Valencia 2025.
Bezzecchi rayakan kemenangan perdananya bersama Aprilia di seri penutup MotoGP Valencia 2025.

Jagosatu.com - Kemenangan balapan utama atau main race di seri penutup, yaitu MotoGP Valencia 2025, secara mengejutkan diraih oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, pada Minggu (16/11/2025).

Marc Márquez, yang sudah mengunci gelar Juara Dunia MotoGP musim 2025 sebelum balapan utama, tetap menjadi sorotan utama di Sirkuit Ricardo Tormo.

Sirkuit Ricardo Tormo yang terletak di Cheste, Valencia, Spanyol, menjadi saksi penentuan gelar Juara Dunia, meskipun Márquez hanya perlu finis dengan poin aman untuk merayakannya.

Marco Bezzecchi, yang pindah ke tim pabrikan Aprilia pada musim 2025, menunjukkan performa gacor (istilah untuk performa sangat baik atau on fire) sejak awal sesi balapan.

Balapan ini sangat penting karena Valencia selalu menjadi venue (lokasi acara) tradisional untuk seri penutup musim MotoGP.

Pembalap dari tim satelit Aprilia, Raúl Fernández dari Trackhouse Aprilia, berhasil memberikan perlawanan sengit kepada Bezzecchi di sebagian besar jalannya balapan.

Menurut MotoGP.com, Bezzecchi akhirnya berhasil memimpin balapan penuh selama 27 putaran dan tidak terkejar hingga garis finis.

Kemenangan ini adalah kemenangan pertama Bezzecchi bersama Aprilia, setelah sebelumnya ia dikenal sebagai pembalap andalan tim VR46 milik Valentino Rossi.

Hasil di Valencia ini sekaligus mengamankan posisi Aprilia sebagai salah satu pabrikan yang kuat bersaing di barisan depan, menyaingi dominasi Ducati.

Di sisi lain, Marc Márquez, pembalap Ducati Lenovo Team, finis di posisi yang cukup aman untuk memastikan ia mendapatkan poin yang cukup.

Márquez tidak mengambil risiko terlalu besar karena gelar Juara Dunia sudah berada di depan mata, mengingat rival terdekatnya, Enea Bastianini, harus berjuang keras.

Sebelum balapan, Márquez hanya perlu mengamankan posisi yang tidak terlalu buruk, atau setidaknya tidak finis di belakang Bastianini.

Menurut GPOne, Enea Bastianini, rekan setim Márquez di Ducati, harus puas finis di posisi luar lima besar setelah mengalami kesulitan grip (daya cengkeram ban) di lap-lap awal.

Baca Juga: Malapetaka di San Siro! Italia Dibantai 4-1, Donnarumma Bongkar Rahasia Kekalahan Memalukan

Bastianini mengakui bahwa tekanan untuk memperebutkan gelar membuat ia sedikit kesulitan dalam menjaga ritme balapan, dilansir dari Speedweek.

Di tempat ketiga, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina VR46 Ducati tampil konsisten dan melengkapi podium dengan hasil yang membanggakan bagi timnya.

Balapan di Valencia ini dikenal sulit karena treknya yang cenderung sempit dan memiliki banyak tikungan cepat, sehingga menuntut handling (kemampuan mengendalikan motor) yang baik dari pembalap.

Motor Aprilia RS-GP25 terbukti cocok dengan karakteristik sirkuit ini, memungkinkan Bezzecchi dan Fernández mencatat waktu lap time (waktu tempuh satu putaran) yang impresif.

Sebelum main race, Álex Márquez dari BK8 Gresini Ducati berhasil memenangkan Sprint Race (balapan jarak pendek yang diadakan pada hari Sabtu) sehari sebelumnya.

Kemenangan Álex Márquez di Sprint Race menambah koleksi podium keluarga Márquez di sirkuit kandang mereka, Spanyol.

Pedro Acosta, rookie (pembalap pendatang baru) dari Red Bull KTM, menunjukkan potensi besar dengan meraih posisi kedua di Sprint Race.

Secara keseluruhan, MotoGP Valencia 2025 mengakhiri musim dengan pesta penobatan Marc Márquez sebagai Juara Dunia MotoGP, setelah ia kembali ke performa terbaiknya bersama Ducati.

Gelar Márquez ini sangat emosional karena ia berhasil bangkit setelah beberapa musim mengalami cedera dan kesulitan beradaptasi.

Bezzecchi, meskipun tidak menjadi juara dunia, membuktikan bahwa ia adalah contender (pesaing) kuat untuk musim depan, terutama dengan motor Aprilia yang kompetitif.

Seluruh tim dan pembalap akan segera fokus pada tes (uji coba) pramusim untuk mempersiapkan diri menghadapi musim balap MotoGP 2026.

Penampilan Bezzecchi di Valencia ini memastikan bahwa persaingan gelar musim depan akan jauh lebih menarik dan tidak terduga, dengan banyak pembalap muda berbakat yang siap fight (bertarung) untuk podium. (DB)

Editor : Toar Rotulung
#Marc Marquez #Marco Bezzecchi #MotoGP Valencia 2025 #marc marquez juara dunia