Jagosatu.com - Paris Saint-Germain berhasil kembali ke puncak klasemen Ligue 1 setelah menang 3-0 atas Le Havre.
Luis Enrique menilai PSG masih bisa tampil lebih baik meski meraih kemenangan besar atas Le Havre.
Sebelum pertandingan, Marseille sempat menggusur PSG dari posisi puncak klasemen Ligue 1.
PSG berhasil mengatasi tantangan dari tim besutan Didier Digard untuk unggul dua poin.
Gol pertama PSG dicetak oleh Lee Kang-In pada menit ke-29.
Gol kedua dan ketiga lahir dari Joao Neves dan Bradley Barcola yang masuk sebagai pemain pengganti.
Kemenangan ini membuat PSG tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan liga terakhir.
PSG mendominasi pertandingan dengan total expected goals (xG) sebesar 3,49 dari 31 tembakan.
Mory Diaw, kiper Le Havre, membuat delapan penyelamatan yang mencegah skor menjadi lebih besar.
Le Havre juga memberikan tekanan dengan melepaskan 12 tembakan, meski hanya empat yang mengancam kiper PSG Lucas Chevalier.
Luis Enrique menekankan pentingnya mengatur kondisi pemain setelah jeda internasional.
Pelatih Spanyol itu mengakui PSG kurang presisi di babak pertama meski hasil akhirnya positif.
Menurut Enrique, hasil dan tiga poin tetap menjadi fokus utama tim saat ini.
Dia berharap timnya bisa tampil lebih baik di laga Liga Champions melawan Tottenham pada Rabu mendatang.
Dengan kemenangan ini, PSG kini memiliki 30 poin dari 13 pertandingan musim 2025-26.
Sejak musim 2021-22, hanya Lens yang mampu meraih 30 poin pada tahap yang sama di Ligue 1 selain PSG.
PSG juga meraih kemenangan ke-46 di semua kompetisi sepanjang tahun 2025.
Hanya pada 2017, PSG pernah meraih kemenangan lebih banyak dalam satu tahun kalender, yakni 48 kali.
Luis Enrique menyoroti kinerja pertahanan PSG yang sukses menjaga clean sheet melawan Le Havre.
PSG kini memiliki lima clean sheet dari enam laga kandang Ligue 1 musim ini, lebih baik dibandingkan musim lalu. (samt)
Editor : ALengkong