JAGOSATU.COM - Aston Villa terus menunjukkan konsistensi impresif pada Liga Inggris 2025/2026 setelah menumbangkan tuan rumah Chelsea dengan skor 2-1 di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi yang ke-11 secara beruntun bagi Villa di semua kompetisi sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai pesaing serius dalam perburuan gelar musim ini.
Pertandingan tidak berjalan mudah bagi tim asuhan Unai Emery. Aston Villa tampil kurang meyakinkan pada babak pertama dan harus menerima tekanan dari Chelsea yang bermain agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
Dominasi tuan rumah akhirnya berbuah gol pada menit ke-37. Joao Pedro mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi sepak pojok yang dilepaskan Reece James. Sundulan Pedro tak mampu dibendung dan membuat Chelsea unggul 1-0 hingga jeda.
Usai laga, Emery mengakui timnya tidak tampil sesuai rencana di 45 menit pertama. Dalam wawancara singkat, ia menyebut Villa terlalu pasif dan kurang berani menekan. “Kami kehilangan intensitas di babak pertama. Perubahan harus dilakukan agar permainan lebih hidup,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Keputusan krusial Emery datang pada menit ke-58. Ia langsung memasukkan tiga pemain sekaligus, yakni Ollie Watkins, Amadou Onana, dan Jadon Sancho. Ketiganya menggantikan Emiliano Buendia, John McGinn, dan Donyell Malen yang dinilai kurang memberi dampak. Perubahan ini langsung mengubah wajah permainan Aston Villa.
Hanya dua menit berselang, umpan Watkins hampir berbuah gol. Boubacar Kamara mendapat peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Chelsea Robert Sanchez, namun penyelesaiannya masih belum membuahkan hasil. Meski gagal, peluang tersebut meningkatkan kepercayaan diri Villa.
Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-63. Kesalahan umpan Benoit Badiashile dimanfaatkan Kamara yang kemudian mengalirkan bola kepada Morgan Rogers. Dengan visi yang baik, Rogers mengirimkan umpan matang kepada Watkins. Penyerang timnas Inggris itu dengan tenang menyelesaikannya menjadi gol dan mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Aston Villa semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Chelsea dan nyaris mencetak gol kedua pada menit ke-66. Umpan Rogers disambut Ian Maatsen dengan tembakan keras kaki kiri, tetapi Robert Sanchez masih tampil sigap mengamankan gawang tuan rumah.
Tekanan berkelanjutan Villa akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84. Berawal dari sepak pojok Youri Tielemans, Watkins kembali menunjukkan ketajamannya dengan sundulan terukur yang tak mampu dijangkau Sanchez. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Aston Villa dan menjadikan Watkins sebagai pahlawan kemenangan lewat dua golnya dari bangku cadangan.
Kemenangan ini membuat Aston Villa mantap di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 39 poin dari 18 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu poin dari Manchester City di posisi kedua dan berjarak tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen.
Pada laga berikutnya, Aston Villa akan menjalani ujian berat dengan bertandang ke Stadion Emirates untuk menghadapi Arsenal pada Rabu (31/12) dini hari WIB. Sementara itu, Chelsea akan tetap bermain di kandang untuk menjamu AFC Bournemouth pada jadwal yang sama.
Editor : Toar Rotulung