Alvaro Arbeloa Gusur Xabi Alonso Sebagai Pelatih Real Madrid

Hairil Paputungan • Dipublikasikan Selasa, 13 Januari 2026 | 07:36 WIB
Photo
Photo

Alvaro Arbeloa Gusur Xabi Alonso Sebagai Pelatih Real Madrid

 
JAGOSATU.COM - Kalah di final Piala Super Spanyol, kursi pelatih Real Madrid yang diduduki Xabi Alonso melayang. Ia digusur Arvalo Arbeloa. Eks bek itu adalah pelatih Real Madrid Castilla, tim muda yang menjadi jenjang terakhir sebelum menembus tim utama.

 

Photo
Photo

Real Madrid bikin Selasa (13/1) dini hari tadi. Los Blancos dan pelatih Xabi Alonso berpisah, usai kalah di final Piala Super Spanyol.
Pengumuman perginyaAlonso dibagikan Madrid pada Senin (11/1) malam waktu setempat, atau Selasa (12/1) dini hari. Madrid mengonfirmasi berpisah dengan Alonso.
"Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, dengan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama," tulis situs resmi Madrid.
"Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari seluruh Madridismo karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya."
"Klub mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja keras dan dedikasi selama ini, dan mendoakan mereka sukses di tahap baru dalam hidup mereka," tulis Madrid.
Perpisahan terjadi kurang dari 24 jam usai Madrid kalah dari Barcelona di Piala Super Spanyol 2026. Vincius Junior dkk ditekuk 2-3 di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Senin (11/1) dini hari.
Kekalahan itu membuat Madrid makin tertinggal dari Barcelona musim ini. Sebab di klasemen LaLiga, Blaugrana juga tengah memimpin dengan keunggulan 4 poin atas sang rival.
Sementara Alonso sedianya baru datang melatih Madrid pada musim panas tahun lalu. Ia baru memimpin 34 laga, memberi 24 kemenangan, 4 kali imbang, dan 6 kali kalah di semua kompetisi.
Arbeloa Pelatih Baru

Real Madrid telah menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru menggantikan Xabi Alonso. Pria 42 tahun tersebut adalah produk akademi Madrid. Namun ia baru bergabung di usia 18 tahun pada 2001. Sebelumnya, ia menimba ilmu di Real Zaragoza.
Secara bertahap ia mampu melalui jenjang tim muda Madrid hingga dipromosikan ke tim utama pada 2004. Namun stok bek di skuad saat itu sedang full. Ia dikorbankan, dilepas ke Deportivo La Coruna pada Juli 2006.
Arbeloa hanya bermain enam bulan di sana sebelum direkrut Liverpool asuhan Rafael Benitez pada Januari 2007. Ia bertahan di Anfield selama 2,5 musim. Pada Juli 2009, ia diboyong pulang oleh Madrid.
Berbeda dengan periode sebelumnya, periode ini ia bertahan tujuh musim hingga tahun 2016 dan memenangi delapan gelar, termasuk satu gelar LaLiga dan dua trofi Liga Champions. Ia juga tampil 238 kali dan mencetak enam gol.
Arbeloa lalu menutup kariernya di West Ham United pada musim panas 2017. Di level timnas, ia adalah bagian dari skuad Spanyol yang memenangi tiga turnamen beruntun, yakni Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012.
Tiga tahun usai gantung sepatu, ia kembali ke Madrid sebagai pelatih tim kelompok umur, mulai dari U-14, U-16, dan terus berlanjut hingga U-19. Sejak Juni 2025, ia dipromosikan sebagai pelatih Real Madrid Castilla, tim muda yang menjadi jenjang terakhir sebelum menembus tim utama.
Ia punya rekor 10 kemenangan, sekali imbang, dan delapan kekalahan dari 19 laga yang sudah dipimpin. Namun kini ia diberi kesempatan lebih besar, melatih tim utama Madrid menggantikan Alonso, rekan setimnya dulu.
Ini akan menjadi debut Arbeloa menangani tim senior. Mampukah ia mengambil hati para bintang El Real, sesuatu yang tampak gagal dilakukan Alonso?(yna/adp/rin/dts)

Editor : Hairil Paputungan
Xabi Alonso dipecat