Jagosatu.com - Kasper Hjulmand menegaskan Bayer Leverkusen sadar harus berbuat lebih banyak saat menghadapi Olympiacos di Liga Champions.
Pertandingan ini digelar pada 20 Januari 2026 dan menjadi momen bagi Leverkusen untuk membalikkan peruntungan mereka di awal tahun.
Leverkusen datang ke laga ini setelah menelan dua kekalahan beruntun di Bundesliga pada 2026.
Hjulmand mengakui performa timnya menurun dan membutuhkan peningkatan besar jelang lawatan ke Yunani.
Saat ini Leverkusen berada di posisi ke-20 dari 36 tim di klasemen fase liga Liga Champions.
Mereka unggul tiga poin dari Benfica yang berada tepat di luar zona play-off.
Kemenangan atas Olympiacos hampir pasti mengamankan tiket Leverkusen ke babak play-off gugur.
Musim lalu Leverkusen bahkan mampu lolos langsung ke babak 16 besar dengan finis di posisi keenam.
Sejak jeda musim dingin Bundesliga, performa Leverkusen menurun drastis.
Mereka kalah 4-1 dari Stuttgart dan 1-0 dari Hoffenheim.
Dua hasil tersebut membuat Leverkusen turun ke posisi keenam klasemen liga domestik.
Hjulmand menyebut laga di kandang Olympiacos akan berlangsung di stadion yang emosional dengan atmosfer luar biasa.
Ia menegaskan timnya membutuhkan struktur permainan yang lebih baik dibandingkan laga sebelumnya.
Filosofi bermain disebut Hjulmand sebagai senjata utama Leverkusen untuk bangkit.
Olympiacos sendiri berada di peringkat ke-29 dengan lima poin dan masih memiliki peluang lolos.
Hjulmand memuji kualitas permainan Olympiacos serta pengalaman pelatih mereka Jose Luis Mendilibar.
Ia menilai lawan bermain kompak namun tetap memiliki kualitas individu yang berbahaya.
Leverkusen dan Olympiacos pernah bertemu di Liga Champions musim 2002-03 dengan hasil saling mengalahkan.
Olympiacos baru saja mengakhiri rentetan 10 laga tanpa kemenangan di Liga Champions dengan menundukkan Kairat Almaty.
Leverkusen memiliki catatan tak terkalahkan dalam 19 laga Eropa terakhir melawan tim di luar lima liga top Eropa dan berharap tren itu berlanjut. (samt)
Editor : ALengkong