Atletico Madrid menelan kekalahan 2-1 dari Bodo/Glimt pada laga terakhir fase liga.
Hasil tersebut membuat Atletico harus finis di posisi ke-14 klasemen akhir.
Dengan posisi itu, Atletico dipastikan harus melewati babak play-off.
Mereka akan menghadapi Club Brugge atau Galatasaray di fase tersebut.
Pada pertandingan melawan Bodo, Atletico sempat unggul lebih dulu melalui gol Alexander Sorloth.
Bodo kemudian membalikkan keadaan lewat gol Fredrik Sjovold dan Kasper Hogh.
Kemenangan ini menjadi hasil penting lainnya bagi klub asal Norwegia tersebut.
Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam delapan musim terakhir saat Atletico kalah di kandang setelah mencetak gol lebih dulu.
Sebelumnya, situasi serupa terjadi saat Atletico kalah 1-3 dari Lille pada Oktober 2024.
Sorloth juga mencatat sejarah sebagai pemain Norwegia pertama yang mencetak gol Liga Champions melawan tim Norwegia.
Hasil imbang 1-1 melawan Galatasaray pada matchday ketujuh turut memengaruhi posisi Atletico.
Dalam dua laga terakhir fase liga, Atletico hanya mampu meraih satu poin.
Situasi tersebut membuat mereka gagal menghindari jalur play-off.
Simeone menilai jadwal pertandingan yang padat menjadi faktor ketidakkonsistenan timnya.
Ia menegaskan bahwa tim harus terus menciptakan peluang di setiap pertandingan.
Simeone juga ingin para pemain tetap percaya diri dan terus berjuang maksimal.
Ia mengaku lebih kecewa saat melawan Galatasaray karena merasa timnya layak menang.
Menurut Simeone, para pemain sudah memberikan segalanya meski baru bermain tiga hari sebelumnya.
Ia yakin dengan kerendahan hati dan keyakinan terhadap proses, hasil positif akan segera datang. (samt)
Editor : ALengkong