Jagosatu.com - Joan Laporta menanggapi kritik tajam dari Xavi Hernandez terkait situasi di FC Barcelona.
Dalam sebuah wawancara dengan La Vanguardia, Xavi menyampaikan sejumlah tudingan kepada Laporta mengenai keputusan klub.
Xavi menyebut bahwa Laporta telah menghalangi rencana untuk memulangkan Lionel Messi ke Barcelona pada tahun 2023.
Ia juga menuduh bahwa Laporta tidak jujur mengenai alasan sebenarnya di balik pemecatannya sebagai pelatih Barcelona.
Xavi sendiri meninggalkan kursi pelatih Barcelona pada akhir musim 2023–24 setelah beberapa musim menangani tim utama.
Selama masa kepemimpinannya, Barcelona berhasil menjuarai LaLiga pada musim 2022–23.
Laporta kemudian membalas pernyataan Xavi dalam sebuah diskusi langsung yang disiarkan oleh Sport.
Ia mengatakan bahwa komentar Xavi terasa menyakitkan baginya sebagai presiden klub.
Laporta menegaskan bahwa keputusan sulit harus diambil demi masa depan Barcelona.
Menurutnya, ia merasa tim akan terus mengalami kekalahan jika Xavi tetap menjadi pelatih.
Ia juga menyoroti bahwa para pemain yang sama kini mampu meraih kemenangan di bawah pelatih baru.
Barcelona saat ini dilatih oleh Hansi Flick yang mulai menangani tim pada tahun 2024.
Di bawah Flick, Barcelona bahkan berhasil meraih treble pada musim sebelumnya.
Statistik menunjukkan Xavi memenangkan 90 dari 143 pertandingan selama melatih Barcelona.
Sementara itu, Flick mencatat 77 kemenangan dari 102 pertandingan yang dijalaninya bersama klub.
Laporta menilai peningkatan performa tim menjadi bukti bahwa perubahan pelatih memberikan dampak positif.
Ia juga menyebut bahwa Xavi sempat terlihat terlalu nyaman dan kesulitan menyeimbangkan kehidupan profesional serta keluarganya.
Selain itu, Laporta mengatakan Xavi pernah meragukan kemampuan Barcelona untuk bersaing dengan Real Madrid dan di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Xavi menyatakan dirinya tetap senang melihat Barcelona tampil baik bersama Flick.
Ia bahkan mengungkap bahwa Flick pernah datang ke rumahnya untuk meminta maaf dan berbicara panjang mengenai situasi yang terjadi. (samt)
Editor : ALengkong