JAGOSATU.COM - Yang jadi perdebatan setelah Lionel Messi menyudahi laga terakhir dengan timnas Argentina adalah siapa yang layak mewarisi nomor punggung 10? Nomor keramat yang selama ini melekat pada sosok superstar 39 tahun itu.
Argentina amat mengeramatkan nomor punggung 10. Apalagi hampir semua pemakai nomor keramat ini selalu sosok yang sukses di panggung sepakbola dunia. Sejak era Mario Kempes, Diego Maradona, hingga Messi.
Sang mega bintang sudah melambaikan tangan kepada supporter fanatic tim Tango setelah 21 tahun berseragam biru muda putih. Messi memainkan laga terakhirnya bersama Timnas Argentina. Era La Pulga bersama Albiceleste berakhir sudah. Lalu, kepda siapa nomor 10 akan diwariskan?
Menutup karier internasional bersama Argentina dengan mengalahkan Benin 3-0 di Stadion Monumental, Selasa (6/10/2026). Menjadikan penampilan ke-208 sekaligus laga pamungkas bersama Tango.
Publik Argentina bisa memahami jika Messi akhirnya memutuskan pensiun dari timnas negaranya. Kini nomor 10 akan memasuki era baru. Sebelum dipakai Messi, nomor tersebut identik dengan mendiang Maradona. Bayangkan ekspektasi publik pada nomor 10 selaqnjutnya.
Sekarang ini, regulasi FIFA mulai ketat. Timnas setiap negara tidak bisa memensiunkan nomor tersebut. Artinya, memang kelak aka nada yang memakainya setelah Messi. Regulasi itu dipertegas dengan kewajiban internasional FIFA, bahwa seluruh timnas wajib mengalokasikan para pemain dengan nomor punggung 1-23, sesuai jumlah pemainnya dalam skuad di laga-laga internasional.
Dari amatan selama ini, dan juga pantauan SportingNews, setidaknya ada tiga nama yang berpotensi menjadi suksesor Messi memakai jersey nomor 10 Argentina.
1. Franco Mastantuono
Mastantuono merupakan pemain terakhir yang pernah pakai nomor 10 Argentina selain Messi. Pemain 19 tahun itu punya prospek besar, tetapi masih membutuhkan konsistensi untuk menjadi pilihan utama dalam jangka panjang.
Dia baru memiliki enam caps dan satu gol untuk Argentina. Setelah periode sulit di Real Madrid, Mastantuono mulai bangkit bersama Fiorentina dengan mencetak tiga gol dalam lima laga pertamanya musim ini.
2. Enzo Fernandez
Enzo Fernandez menjadi kandidat dengan pengalaman internasional paling matang. Gelandang Manchester City itu telah mengoleksi 50 caps bersama Argentina.
Selama kariernya di timnas, Enzo lebih sering mengenakan nomor 24. Namun, dengan kepergian Messi, nomor 10 bisa menjadi pilihan baru bagi pemain 25 tahun tersebut.
Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang maupun nomor delapan membuat Enzo punya profil yang sesuai untuk mengisi peran penting di era baru Argentina.
3. Nico Paz
Nico Paz juga menjadi kandidat menarik. Pemain 22 tahun itu berkembang bersama Como setelah meninggalkan Real Madrid dan diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting Argentina ke depan.
Paz telah mengoleksi 13 caps dan tiga gol. Dia juga berpotensi mendapatkan menit bermain lebih banyak setelah Messi pensiun.
Namun, pengalaman Paz di timnas masih kalah dibandingkan Enzo. Karena itu, nomor 10 bisa saja lebih dulu diberikan kepada pemain yang lebih berpengalaman sebelum akhirnya menjadi milik Paz.
Karena regulasi FIFA maka nomor 10 harus pemakainya di timnas Argentina.
Entah dimainkan atau sekadar jadi penghangat bangku cadangan, dalam daftar laga internasional, nomor itu harus didaftarkan.
Soal siapa yang jadi pemegang estafet nomnor 10, patut ditunggu dan tentu saja bikin penasaran publik. Bukan hanya warga Argentina tapi mungkin seluruh dunia.
Messi telah memenangkan semua gelar internasional bersama timnas Argentina. Tropi Piala Dunia sekali dan dua kali jadi runner up. Tim level klub, dia masih akan terus bermain dan entah sampai kapan. Saat ini Messi memperkuat Inter Miami. Di klub milik David Beckham ini, sang kapten diperlakukan seperti dewa. Bahkan bekas seterunya di Real Madrid, Casemiro, kini berbalik jadi pelindung Messi di Miami. Padahal, selagi mereka main di La Liga Spanyol, Casemiro adalah penjegal utama maneuver Messi di kotak penalti, sebelum diadang duo bek sangar, Sergio Ramos dan Pepe.
Ramos pun pernah se klub dengan Messi di Paris Saint Germain. Kala itu keduanya menjadi tandem sehati setelah permusuhan bertahun-tahun di pentas La Liga melalui duel paling ikonik, El Classico. Yang mempertemukan dua raksasa, Barcelona dan Madrid. Hanya Pepe, bek Portugal kelahiran Brasil yang tak pernah bermain satu klub dengannya. Di PSG, beberapa kali Messi memberi Ramos kesempatan menendang penalti meski jatah penendang utama di klub ibukota Prancis itu diberikan kepada Messi. Namun, di PSG Messi menolak mengenakan nomor punggu 10. Ia memilih mengenakan nomor punggung 30.
So, apakah Mastantuano atau Enzo yang jadi penerus nomor itu di timnas Argentina, rasanya pelatih Lionel Scaloni akan memilih yang mendekati kemampuan bermain seperti Messi. Walau tak bisa di-head to head-kan, Saloni dipercaya akan lebih memilih Enzo yang jauh lebih berpengalaman ketimbang Mastantuano atau Nizo Paz yang masih minim capt internasional.(dbs/dts/krs/aff)
Editor : Hairil Paputungan