JAGOSATU.COM - Publik Anfield terdiam. Stadion markasnya Liverpool itu tak bisa berisik lagi setelah Ryan Cherki menjebol gawang Alisson Bekker menit ke-78. Gol itu melengkapi dua gol lainnya yang dicetak Erling Halland menit ke-65 dan Jeremy Doku menit ke-68.
Seketika lautan merah terdiam. Andoni Iraola yang begitu pede di babak pertama, juga tampak panik, Pelatih The Reds asal Spanyol ini mati kutu meladeni taktit Enzo Mareska dari Italia yang membesut Manchester City, pengganti Pep Guardiola.
Liverpool harus menanggung malu luar biasa depan pendukung sendiri. Apalagi dari kemenangan itu City makin digdaya di puncak klasemen Liga Inggris, berbandingt terbalik dengan Liverpool yang terjerembab di urutan 9. Nila pun jomplang. City koleksi 18 poin, Liverpool baru 9.
Atmosfer panas amat terasa saban kali pemain City, yang kini sedang terjerat kasus fisansial memegang bola. Babak pertama bak neraka buat tim tamu yang diciptakan oleh publik Anfield.
Tapi, City masihlah seperti dulu. Yang 9 tahun dilatih Pep Guardiola dengan seabrek gelar.
Lanjutan Liga Inggris ini menjadi pertandingan terpanas di Premier League peken ke-6. Apalagi 114 kasus pelanggaran finansial yang dilakukan City selang 2019-2026 yang sedang dalam penyelidikan FIFA dan UEFA.
City disambut tak bersahabat publik Anfield. Baik saat pemanasan maupun sebelum kick-off. Erling Haaland dkk disoraki setiap kali memegang bola.
Ironbisnya, dalam situasi tertekan City justru bisa membawa pulang kemenangan dari Anfield. Skornya lumayan telak: 3-0!
Gelandang Anderson menyebut situasi itu justru membuat skuad City makin kompak. Baginya, panasnya atmosfer Anfield justru membuat mereka semakin bersemangat.
"Kebersamaan, berjuang, ini tempat yang sulit dan kami tetap kompak dan berjuang untuk satu sama lain. Kami menunjukkan keberanian," ujar Anderson kepada Sky Sports.
"Atmosfernya lebih dari normal, tiba di Anfield dan 10 menit pertama pertandingan. Kami berhasil meredam penonton. Kesulitan di babak pertama, tapi babak kedua kami lebih baik dan kemudian bisa mencetak gol."
"Saya cuma menikmatinya. Saya menikmati keramaian dan keriuhan itu, saya justru berkembang karenanya dan itulah ketika saya merasa hidup. Itu memberi saya kepercayaan diri," katanya.
Atas kemenangan ini City melanjutkan start sempurnanya di Premier League. Pasukan Enzo Maresca itu menyapu bersih kemenangan dalam enam laga untuk memuncaki dengan 18 poin.
Erling Haaland, pencetak gol pembuka, mencetuskan bahwa kemnenangan itu adalah faktor mental. ‘’Kami berbicara di ruang ganti bahwa kami adalah pemenang dan kami memenangi banyak titel dibanding lawan. Kami harus kuat di kandang mereka dan kemudian itu berbuah positif di paruh pertandingan. Sesungguhynya inilah perang mental,’’ tukas striker Norwegia itu.
Sementara itu Crystal Palace vs Nottingham Forest di Selhurst Park. The Eagles menang 3-1 atas Forest, yang dilatih eks manajernya, Oliver Glasner.
Hasil itu bikin Palace sementara naik ke posisi 12 klasemen Liga Inggris dengan 7 poin, menyalip Manchester United (6). Sementara Forest di peringkat 14 dengan 5 poin.
Kemudian Hull City vs Everton di MKM Stadium selesai 2-2. Hull, tim promosi musim ini, kini berada di peringkat 8 dengan 9 poin. Sementara Everton tertahan di posisi 5 dengan 10 poin.
City masih unggul 3 angka dari Arsenal di posisi kedua.
Yang menyesakkan, tim sekota City, Manchester United lagi-lagi gagal memetik kemenangan di lagan kandang. The RedS Devils ditahan imbhang Tottenham Hotsupurs 1-1 di Old Trafford. Dan harus mengendap di posisi 13 klasemen dengan 6 poin.
Klasemen Liga Inggris
Pos Klub Main SG Poin
1. Manchester City 6 +11 18
2. Arsenal 6 +5 15
3. Brighton 6 +13 13
4. Brentford 6 +6 10
5. Everton 6 +3 10
6. Chelsea 6 +2 10
7. Leeds United 6 +3 9
8. Hull City 5 +2 9
9. Liverpool 6 0 9
10. Ipswich Town 6 -3 9
11. Newcastle United 5 0 8
12. Crystal Palace 6 -3 7
13. Manchester United 6 0 6
14. Nottingham Forest 6 -3 5
15. Aston Villa 6 -5 5
16. Sunderland 6 -6 4
17. Bournemouth 6 -6 3
18. Tottenham Hotspur 6 -6 3
19. Coventry City 5 -9 3
20. Fulham 6 -4 2.(dts/dbs/yna/rin)
Editor : Hairil Paputungan