Liga Champions Matchday 3: Bayern Dijagokan Supercomputer, Kane Pegang Kunci, MU Diancam Como

Hairil Paputungan • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:29 WIB
ON FIRE: Bomber Bayern Muenchen, Harey Kane sedang dalam periode positif di semua kompetisi. Kapten timnas Inggris itu berpotensi menjinakan Arsenal, seteru eks timnya Tottenham Hotspurs di Liga Inggris. (foto:ist)
ON FIRE: Bomber Bayern Muenchen, Harey Kane sedang dalam periode positif di semua kompetisi. Kapten timnas Inggris itu berpotensi menjinakan Arsenal, seteru eks timnya Tottenham Hotspurs di Liga Inggris. (foto:ist)

JAGOSATU.COM - Bayern Munich menjamu Arsenal dalam duel big match Liga Champions 2026/2027. Supercomputer Opta lebih menjagokan Bayern memenangi pertandingan yang akan digelar di Allianz Arena, Kamis (22/10/2026) dini hari nanti.

Ini mempertemukan dua klub yang difavoritlan menjadi kandidat kuat juara Eropa. Arsenal datang dengan catatan impresif di fase liga, sedangkan Bayern akan mengandalkan dukungan publik sendiri untuk mengatasi tim asuhan Mikel Arteta.

UJUNG TOMBAK: Pelatih Arsenal Mikel Arteta tetap percaya strikernya Victor Gyokeres akan tampil impresif di kandang Bayern Muenchen Kamis subuh nanti. (foto:ist)
UJUNG TOMBAK: Pelatih Arsenal Mikel Arteta tetap percaya strikernya Victor Gyokeres akan tampil impresif di kandang Bayern Muenchen Kamis subuh nanti. (foto:ist)

Arsenal punya kenangan manis saat menghadapi Bayern musim lalu. The Gunners menang 3-1 ketika kedua tim bertemu pada fase liga November 2025. Hasil itu menjadi salah satu dari 14 kemenangan beruntun Arsenal di fase liga Liga Champions.

Kemenangan terbaru dalam rentetan tersebut diraih Arsenal saat menjamu Lille. Mereka menang 3-0 pada matchday kedua, 13 Oktober lalu, untuk menjaga rekor sempurna di kompetisi ini.

Akan tetapi Opta mencatat Bayern punya catatan pertemuan yang bisa menjadi ancaman bagi Arsenal. Dari 15 pertandingan melawan Bayern di kompetisi Eropa, Arsenal menelan delapan kekalahan atau sekitar 53 persen.

Di antara tim yang sudah dihadapi Arsenal setidaknya lima kali di kompetisi Eropa, hanya Barcelona yang memiliki persentase kemenangan lebih tinggi atas The Gunners. Barcelona mengalahkan Arsenal dalam enam dari sembilan pertemuan, atau sekitar 67 persen.

Selain rekor pertemuan, Arsenal juga harus mewaspadai Harry Kane. Penyerang Bayern itu punya catatan produktif saat menghadapi mantan rivalnya di London Utara tersebut.

Kane telah mencetak 15 gol dalam 22 penampilan melawan Arsenal sepanjang kariernya. Arsenal menjadi lawan dengan jumlah gol terbanyak ketiga bagi Kane.

Ia hanya mencetak lebih banyak gol saat menghadapi Leicester City, yakni 20 gol dalam 20 pertandingan, serta Everton dengan 16 gol dalam 17 pertandingan.

Catatan tersebut membuat Kane menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian khusus dari lini pertahanan Arsenal. Apalagi, Bayern akan bermain di kandang sendiri.

Superkomputer Opta menempatkan Bayern sebagai favorit menang. Berdasarkan simulasi sebelum laga, Bayern memiliki peluang menang sebesar 46,4 persen.

Sementara itu, peluang Arsenal meraih kemenangan berada di angka 29,3 persen. Adapun kemungkinan pertandingan berakhir imbang tercatat sebesar 24,3 persen.

Prediksi tersebut menunjukkan Bayern lebih diunggulkan, tetapi Arsenal tetap memiliki peluang untuk membawa pulang hasil positif. Catatan 14 kemenangan beruntun di fase liga menjadi modal penting bagi tim tamu untuk menghadapi tantangan di Allianz Arena.

Meski demikian, statistik dan hasil simulasi bukan jaminan hasil akhir. Duel Bayern melawan Arsenal tetap berpotensi berlangsung ketat, mengingat keduanya sama-sama memiliki ambisi besar di Liga Champions musim ini.

Como Bisa Jebak  MU

Di laga lainnya, Manchester United dalam periode negatif menjelang lawatan ke markas Como. Setan Merah belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.

MU menghadapi Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) malam. Laga ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Michael Carrick untuk mengakhiri rentetan hasil buruk tersebut.

Kemenangan terakhir MU terjadi saat menghadapi Sabah di Liga Champions pada 10 September 2026. Bermain di Old Trafford, Setan Merah menang telak 4-0 lewat gol Matheus Cunha, Bruno Fernandes, Benjamin Sesko, dan Lisandro Martinez.

Namun, setelah kemenangan itu, performa MU menurun. Mereka kalah 0-1 dari Manchester City di Premier League, kemudian takluk 2-3 dari Brighton di Carabao Cup.

MU selanjutnya bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Fulham. Hasil serupa didapat ketika menjamu Tottenham Hotspur pada 10 Oktober.

Rentetan hasil negatif berlanjut di Liga Champions. MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada 13 Oktober, sebelum kembali gagal menang setelah ditahan Leeds United 1-1 pada 18 Oktober.

Dalam enam pertandingan tersebut, MU mencatatkan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Mereka mencetak lima gol dan kebobolan sembilan gol.

MU kini akan menyambangi markas Como. Setan Merah berpeluang memutus rentetan tren negatif, meski sebaliknya juga bisa saja kembali mengakrabi hasil tidak maksimal.

 

MU dalam 6 Laga Terakhir

MU 0-1 Manchester City - kalah

MU 2-3 Brighton - kalah

Fulham 1-1 MU - imbang

MU 1-1 Tottenham - imbang

Atletico Madrid 2-0 MU - kalah

Leeds United 1-1 MU – imbang.(dts/dbs/krs/aff)

 

Jadwal Fase Liga Kamis 22 Oktober 2026

Como vs Manchester United: 00.45 WITA

Bayern Munich vs Arsenal: 03.00 WITA

Real Madrid vs Leipzig: 03.00 WITA

Inter Milan vs Shakhtar Donetsk:  03.00 WITA

Sporting Lisbon vs LASK:  03.00 WITA

Aston Villa vs Viking: 03.00 WITA

Club Brugge vs Lens: 03.00 WITA

Real Betis vs Feyenoord: 03.00 WITA.

Editor : Hairil Paputungan
Fase Liga Liga Champions