Jagosatu.com - Jerman gagal melaju ke final UEFA Nations League setelah dikalahkan Portugal dalam laga semifinal yang berlangsung di Allianz Arena.
Pelatih kepala Jerman, Julian Nagelsmann, mengakui bahwa kekalahan ini merupakan salah satu pertandingan terburuk timnya dalam 18 bulan terakhir.
Florian Wirtz sempat membawa Jerman unggul di menit ke-48 lewat sundulan yang menembus gawang Diogo Costa.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama karena Portugal membalikkan keadaan dengan dua gol cepat.
Francisco Conceicao mencetak gol penyama kedudukan tak lama setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Cristiano Ronaldo kemudian memastikan kemenangan Portugal dengan golnya hanya lima menit setelah gol Conceicao.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Portugal atas Jerman setelah lima kekalahan beruntun di turnamen besar.
Sebelumnya, Jerman selalu menang atas Portugal di Piala Dunia 2006, Euro 2008, Euro 2012, Piala Dunia 2014, dan Euro 2020.
Dalam laga ini, Portugal tampil dominan dan layak menang dengan statistik xG sebesar 2,92 dari 17 tembakan.
Sementara itu, Jerman hanya mencatat xG 1,11 dari sembilan percobaan tembakan.
Jerman kini akan menghadapi tim yang kalah antara Spanyol dan Prancis untuk memperebutkan posisi ketiga.
Nagelsmann menekankan bahwa timnya harus menunjukkan performa yang jauh lebih baik di laga selanjutnya.
Ia menilai Portugal memang lebih pantas menang karena tampil lebih aktif dan energik dibanding timnya.
Menurut Nagelsmann, Jerman tampil baik di babak pertama meskipun skor masih imbang 0-0 saat turun minum.
Namun setelah gol Wirtz, timnya gagal memanfaatkan momentum untuk menambah keunggulan.
Nagelsmann juga menyoroti kurangnya ketenangan dan kekompakan saat bertahan di babak kedua.
Ketika ditanya apakah kekalahan ini akibat kurangnya sikap atau semangat juang, ia membantah keras.
Ia mengakui para pemainnya tetap bekerja keras, tapi tidak menunjukkan aktivitas maksimal di lapangan.
Skor akhir memang hanya 2-1, namun menurutnya secara permainan terasa seperti kekalahan 3-0.
Joshua Kimmich, yang mencatat penampilan ke-100 untuk Jerman, juga mengakui timnya kehilangan ritme setelah unggul. (samt)
Editor : ALengkong