JAGOSATU.COM -Sadar pertarungan menuju Pilpres 2024 kian sengit, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri muali turun gunung turut mendampingi jagoan banteng, Ganjar Pranowo.
Putri Proklamtor Ir Soekarno itu langsung mengujungi Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang dikenal sebagai kantongnya PDI-P.
Ia didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto menyapa, juga turut membahas sekaligus antisipasi dampak El Nino dan penanganan stunting.
Hal itu ua utarakan kepada sejumlah kepala daerah dan Ketua DPRD Yogyakarta di Kantor DPD PDIP Yogyakarta.
Megawati pertama kalinya menginjakkan kaki di Kantor DPD PDIP Yogyakarta usai diresmikan Oktober 2020.
Baca Juga: Besok Malam Anas Urbaningrum Dialog Kebangsaan di Aston Hotel Manado
Peresmian kala itu digelar virtual karena pandemi.
Tiba di Kantor DPP PDIP, Mega disambut kesenian gamelan di lobby.
Lalu Mega bersama Gubernur Jawa Tengah yang juga bakal capres Ganjar Pranowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto naik lift menuju lantai 2 Gedung DPD.
Selanjutnya, Megawati membahas penanganan stunting kepada Ganjar, Ketua DPD PDIP Yogyakarta yang juga Ketua DPRD Provinsi DIY, Nuryadi.
Megawati pun memanggil Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo dan Sleman Danang Maharsa.
Dia meminta penjelasan soal penanganan stunting ke mereka.
Megawati lalu memanggil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Pertemuan itu berlangsung tertutup.
Presiden ke-5 RI itu meminta kepala daerah dari PDIP untuk betul-betul memperhatikan permasalahan stunting.
"Di sepanjang perjalanan dari bandara Adi Sucitpto ke Kantor DPD PDIP, Bu Mega dan Mas Ganjar banyak membahas El Nino, soal kekeringan.
Bu Mega mengingatkan Partai mengeluarkan instruksi dampak El Nino sejak tiga bulan lalu. Soal pengobaran air perlu diatur dengan baik pun dibahas," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya.
Sebagaimana diketahui, sejak pekan lalu, sejumlah lembaga survei merilis elektabilitas tiga capres, Ganjar, Prabowo dan Anies Baswedan.
Dalam survei itu, Prabowo masih menempati polling teratas, disusul Ganjar dan Anies.
Tahu jagoannya masih membuntuti Prabowo yang kini diusung koalisi besar, Gerindra, PKB, Golkar, PAN, Gelora, PBB dan sejumlah parpol lainnya, terus berada di urutan pertama berbagai lembaga survei.
Masuknya Golkar dan PAN diyakini mengerek keterpilihan konstituen pada sosok Prabowo, yang beribukan perempuan asal Langowan, Minahasa.
Sementara, Ganjar yang dijagokan PDI-P masih terus mengekor di posisi kedua.
Tapi, elit PDIP optimis, jika sudah mendeklarasikan pasangan cawapres, elektabilitas Ganjar akan terdongkar cepat.(mpd)
Editor : Nur Fadilah