JAGOSATU.COM - Setelah diumumkan resmi sebagai bakal calon wakil presiden yang akan berpasangan dengan Prabowo, akun media sosial Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, seketika menjadi sorotan dengan berbagai komentar kritikan yang mengalir deras.
Pada malam tanggal 22 Oktober, Prabowo dan seluruh partai pengusung di Koalisi Indonesia Maju akhirnya secara resmi mengumumkan Gibran sebagai calon wakil presiden. Pengumuman ini cukup mengejutkan banyak pihak, terutama karena Gibran dinilai belum memiliki pengalaman politik yang cukup untuk menduduki posisi cawapres.
Hal ini dengan cepat tercermin di akun Instagram Gibran, yang tiba-tiba dipenuhi dengan komentar pedas dari warganet di beberapa unggahannya. Banyak yang mengkritiknya dan menganggapnya tidak pantas untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.
Berikut beberapa kutipan kritik dari warganet:
"Assalamu'alaikum, Mas Gibran. Saya dari Banjarnegara, Jawa Tengah. Saya sebagai pendukung Pak Jokowi selama dua periode dan sebagian besar masyarakat meminta kepada Mas Gibran agar jangan dulu maju dalam Pilpres 2024. Mas Gibran harus tegas dan tidak maju dalam Pilpres, karena itu demi kebaikan semua lapisan masyarakat dan kepercayaan terhadap Pak Jokowi dan keluarga. Terima kasih. Wassalam." - @ran***7.
"Tolong mundur dari cawapres!" - @ra***ki.
"Pak, urus daerah dulu aja. Masih belum cukup jam terbangnya. Astaga, siapa yang jadi pembisik?" - @ra***a.
"Maaf, Mas Gibran, mau nanya. Sudah siap mentalnya untuk debat dengan Pak Mahfud? Coba dipikir lagi, Mas, jangan sampai blunder nantinya. Lawannya cukup berat, seorang Pak Mahfud MD, tidak bisa hanya menjawab pertanyaan dengan cengangas-cengenges saja, tetap harus memberikan nilai."
"Sekiranya tidak sanggup, lebih baik mundur dan berikan peluang kepada Pak Erik Thohir atau Pak Ridwan Kamil." - @eh***Y.
"Jangan egois, Mas. Semoga Anda sadar bahwa kapabilitas Anda sebagai cawapres belum memadai." - @ma****n.
"Jika Anda ikut dengan Wowo (Prabowo), karier Anda akan hancur dengan cepat, kehilangan rasa respek pendukung Pak Jokowi terhadap Anda." - @yu***1.
Sebelumnya, nama Erick Thohir dan Yusril Ihza Mahendra telah mencuat sebagai bakal calon wakil presiden Prabowo. Namun, setelah keputusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat menjadi bacawapres, nama Gibran terus menguat.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto secara resmi mengusung Gibran dengan menyerahkan surat rekomendasi hasil Rapimnas pada tanggal 21 Oktober. Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Partai Golkar.
"Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga besar Partai Golkar, saya sangat mengapresiasi hasil Rapimnas ini," katanya.
Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil karena semua pihak telah sepakat dan mendukung Gibran sebagai bakal calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan Prabowo.
"Semua pihak telah mencapai konsensus untuk mengusulkan dan mendukung Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden RI yang akan dipasangkan dengan Pak Prabowo," jelas Airlangga. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey