Kenapa CEO ElevenLabs Bilang Model Suara AI Akan Tak Lagi Eksklusif?

ALengkong • Dipublikasikan Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:20 WIB

CEO ElevenLabs ungkap suara AI bakal jadi hal biasa dalam beberapa tahun ke depan
CEO ElevenLabs ungkap suara AI bakal jadi hal biasa dalam beberapa tahun ke depan

Jagosatu.com – Dunia teknologi sedang ramai membahas pernyataan dari CEO ElevenLabs, Mati Staniszewski, yang menyebut bahwa model suara berbasis kecerdasan buatan (AI audio models) lambat laun akan menjadi “barang biasa”.

Menurut Staniszewski, teknologi suara AI yang saat ini terasa sangat canggih dan eksklusif, suatu saat akan mudah dibuat oleh siapa saja dan bisa digunakan secara luas.

Ia menyebut proses ini sebagai “komoditisasi”, yaitu saat sesuatu yang dulu spesial kini jadi hal umum di pasar.

Pernyataan ini disampaikan Staniszewski dalam konferensi TechCrunch Disrupt 2025 di San Francisco, yang dihadiri banyak tokoh penting dunia teknologi.

Dilansir dari TechCrunch, Staniszewski menjelaskan bahwa saat ini model AI masih menjadi “senjata utama” ElevenLabs untuk memimpin pasar suara digital.

Namun, seiring perkembangan teknologi yang sangat cepat, perbedaan kualitas antar model AI akan semakin kecil dari tahun ke tahun.

Dengan kata lain, teknologi yang dulu hanya dimiliki perusahaan besar bisa juga dibuat oleh startup kecil atau bahkan individu.

Menurut IndexBox, Staniszewski mengatakan bahwa “dalam beberapa tahun ke depan, model audio AI akan menjadi komoditas seperti banyak teknologi lainnya”.

Baca Juga: Mengapa Character.AI Memblokir Pengguna di Bawah 18 Tahun? Ini Jawabannya!

Artinya, semua orang akan bisa membuat dan menggunakan model suara AI dengan mudah, sama seperti sekarang kita bisa mengedit foto di ponsel.

Bagi ElevenLabs, ini menjadi tantangan besar karena perusahaan perlu mencari cara lain untuk tetap berbeda dari kompetitor.

Staniszewski juga menekankan bahwa kualitas dan keunikan suara buatan masih menjadi fokus utama ElevenLabs saat ini.

Mereka ingin menciptakan suara digital yang terdengar alami, ekspresif, dan nyaman didengar layaknya suara manusia sungguhan.

ElevenLabs sendiri dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi voice cloning dan text-to-speech dengan hasil sangat realistis.

Teknologi ini banyak digunakan untuk membuat audiobook, dubbing film, konten kreator, hingga penerjemahan suara antar bahasa.

Namun di sisi lain, Staniszewski juga mengingatkan tentang risiko seperti penyalahgunaan suara palsu atau deepfake voice, yang bisa meniru suara seseorang tanpa izin.

Menurutnya, perusahaan harus menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan hak cipta dan privasi suara pengguna.

Dilansir dari Economic Times, ElevenLabs bahkan tengah menyiapkan ekspansi ke India untuk memperkuat tim riset dan regulasi AI.

Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada inovasi, tapi juga tanggung jawab etika dalam pengembangan AI.

Meski AI audio akan menjadi umum, Staniszewski optimis bahwa nilai sejati ElevenLabs ada pada kualitas, keamanan, dan pengalaman pengguna.

Bagi banyak orang, pernyataan ini menjadi sinyal bahwa masa depan AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang cara manusia menggunakannya dengan bijak. (KT)

Editor : ALengkong
Sumber : The Economic Times, IndexBox, therecursive.com, Yahoo Finance, TechCrunch
AI TeknologiSuara StartupTech ArtificialIntelligence ElevenLabs VoiceCloning