JAGOSATU.COM - Media sosial baru-baru ini ramai dengan laporan penipuan online yang mengatasnamakan sistem pembayaran COD (Cash on Delivery). Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaan mereka karena menjadi korban modus penipuan ini.
Beberapa korban menerima paket COD yang tidak pernah mereka pesan. Meskipun alamat pengiriman benar dan paket memiliki nomor resi, namun korban tidak pernah melakukan pembelian tersebut. Hal ini membuat para konsumen merasa tertipu oleh oknum penjual yang tidak bertanggung jawab.
Sistem COD, yang biasanya digunakan sebagai metode pembayaran tunai saat barang diterima, banyak disalahgunakan oleh penipu. Mereka memanfaatkan situasi ini untuk meminta pembayaran dengan jumlah uang yang besar, tanpa adanya transaksi sebenarnya.
Modus penipuan ini semakin canggih dengan penggunaan nama pihak-pihak tertentu yang membuat korban percaya pada keaslian transaksi. Untuk menghindari penipuan online berkedok COD, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat diikuti, seperti dilansir dari website sap express.
- Periksa nama dan nomor telepon yang tertera di paket
Hal yang harus diwaspadai pertama kali adalah memeriksa nama atau nomor telepon pengirim serta informasi jasa pengiriman. Bila nomor telepon tidak dapat dihubungi atau bukan jasa kurir yang biasa dipakai untuk pengiriman barang, Anda wajib berhati-hati atau tolak barang yang dikirimkan tersebut. - Konfirmasi ke anggota keluarga
Jika memesan paket COD, usahakan konfirmasi nama toko dan harga yang harus dibayar kepada anggota keluarga yang ada di rumah agar terhindar dari penipuan. Jika tidak sesuai dengan barang yang dipesan, itu adalah modus penipuan. - Berani menolak dan kembalikan barang
Jika ada kejanggalan pada identitas yang tertera di paket dan Anda sudah mendapat konfirmasi lengkap dari keluarga bahwa tidak ada pembelian online COD, Anda harus berani menolak paket tersebut. Katakan tidak untuk menerima paket, apalagi memberi uang. Kembalikan barang dengan sopan, kecuali bila kurir memaksa, Anda bisa mengambil tindakan melapor ke perusahaan jasa pengiriman maupun pihak berwajib atau polisi. - Gunakan pembayaran di awal
Belanja online dengan metode pembayaran di awal, seperti terhubung ke dompet digital lebih disarankan ketimbang COD. Ini agar memudahkan Anda mengembalikan barang penipuan yang tidak sesuai dengan pesanan. - Pilih situs belanja online yang terpercaya
Mulailah belanja online ke toko yang memiliki rekam digital bagus dan punya sistem keamanan berlapis atau lebih canggih. Mulai dari keamanan data konsumen, pembayaran, pengiriman, sampai selektif dalam menyaring mitra atau toko online. Pilih yang tepercaya dan punya kredibilitas bagus agar Anda mudah terhindar dari penipuan belanja online COD. - Buang bungkus paket dengan benar
Kardus atau bungkus paket biasanya tertera resi yang berisi data pribadi penerima, seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Untuk lebih berhati-hati lagi, hindari membuangnya dengan data yang masih tertempel di kardus/bungkus paket, Anda bisa menyobek dan menggunting sebelum dibuang karena hal ini bisa disalahgunakan oknum untuk penipuan online COD.