Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Menguak Sejarah Mobil Sport Isuzu, Dari Bellet 1600 GT-R hingga Mesin Formula 1

Tina Mamangkey • 2023-10-25 13:06:53
Bellett 1600 GT-R di Isuzu Plaza (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
Bellett 1600 GT-R di Isuzu Plaza (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

JAGOSATU.COM - Di Isuzu Plaza, museum otomotif yang berlokasi di Prefektur Kanagawa, Jepang, JawaPos.com, sebagai bagian dari Media Trip Isuzu to Japan Mobility Show (JMS) 2023, menyajikan perjalanan menarik Isuzu dalam dunia mobil sport. Fokus utama berada pada dua poin menarik, yakni Bellett 1600 GT-R dan mesin P799WE.

Bellett 1600 GT-R menjadi bintang utama dalam perjalanan ini. Sebagai salah satu produk paling legendaris dari Isuzu dalam balapan, mobil sport ini menggabungkan performa tinggi, gaya yang menawan, dan teknologi canggih.

Salah satu Bellett 1600 GT-R yang tampil di Isuzu Plaza berwarna hijau dengan aksen merah di bagian kap mesin dan nomor 62. Di sisi bodi mobil tertera tulisan "Isuzu Sports Car Club." Walau tidak terdapat informasi mengenai lintasan balap spesifik yang pernah diikuti mobil ini, Bellett 1600 GT-R adalah mobil sport yang berhasil mencuri perhatian di masa lalu.

Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada September 1969 sebagai versi balap dari Bellett GT. Berkekuatan mesin 1.6 liter SOHC, Bellett 1600 GT-R menggunakan mesin DOHC 1.6 liter yang diadopsi dari 117 Coupe, menghasilkan daya sebesar 120 hp dan torsi 127 Nm. Mobil ini dilengkapi transmisi manual empat percepatan dan rem cakram depan dengan sistem servo.

Desain Bellett 1600 GT-R menampilkan estetika sporty dan aerodinamis dengan lampu depan ganda, gril hitam, bumper krom, spoiler belakang, dan velg baja berlubang. Versi yang ada di Isuzu Plaza juga dilengkapi dengan kursi balap, sabuk pengaman tiga titik, setir berbalut kulit, serta panel instrumen yang komprehensif.

Mesin P779WE yang dikembangkan Isuzu untuk Formula 1. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
Mesin P779WE yang dikembangkan Isuzu untuk Formula 1. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

Prestasi Bellett 1600 GT-R tak hanya berhenti pada penampilannya yang mengagumkan. Mobil ini berhasil menyelesaikan berbagai kejuaraan balap di Jepang, termasuk Grand Prix Suzuka tahun 1970. Selain itu, mobil ini juga mencatatkan sejarah sebagai salah satu mobil Jepang pertama yang berpartisipasi dalam balapan internasional, seperti pada Spa 24 Hours di Belgia pada tahun 1971.

Sayangnya, produksi Bellett 1600 GT-R dibatasi hanya sekitar 1.400 unit selama empat tahun, menjadikannya mobil yang langka dan banyak dicari oleh para kolektor. Harga mobil ini saat ini bisa mencapai lebih dari 100 juta yen atau setara dengan Rp 13 miliar.

Di samping Bellett 1600 GT-R, Isuzu juga mencoba peruntungannya di dunia Formula 1 dengan pengembangan mesin V12 sendiri. Di Isuzu Plaza, mesin ini ditempatkan berdampingan dengan Bellett 1600 GT-R. Namun, mesin ini belum sempat digunakan secara resmi dalam balapan Formula 1.

Mesin ini dikenal dengan nama P799WE dan memiliki kapasitas 3.5 liter dengan konfigurasi V12 75 derajat. Dari segi teknis, mesin ini dilengkapi dengan empat katup per silinder dan sistem injeksi bahan bakar, mampu menghasilkan tenaga sebesar 765 hp.

Tim kecil Isuzu menciptakan mesin P799WE sebagai proyek khusus pada akhir tahun 1980-an. Mesin ini kemudian diuji coba oleh tim Lotus pada tahun 1991, dengan menggunakan sasis modifikasi Lotus 102B yang diubah menjadi Lotus 102C. Mesin Isuzu terbukti memiliki kinerja yang mengesankan, namun memiliki berat sekitar 158 kg dan dimensi yang besar.

Sayangnya, rencana Isuzu untuk berkompetisi di dunia Formula 1 tidak terwujud karena beberapa alasan. Lotus memutuskan untuk tidak menggunakan mesin Isuzu, mengingat ini adalah kali pertama mereka mengembangkan mesin.

Selain itu, Formula 1 mengubah regulasi mesin dari V12 menjadi V10 pada tahun 1992, sehingga mesin Isuzu tidak lagi relevan. Akhirnya, Isuzu memutuskan untuk fokus pada bisnis utamanya, yaitu kendaraan niaga dan mesin diesel.

Meskipun rencana Formula 1 tidak terlaksana, mesin P799WE tetap menjadi bukti kemampuan dan semangat Isuzu dalam menghadapi tantangan di dunia otomotif sport. Mesin ini juga menjadi inspirasi bagi Isuzu dalam menciptakan beberapa konsep mobil sport lainnya, seperti Como F1 Super Truck yang menggunakan mesin P799WE pada sasis pickup.

Isuzu mungkin tidak memiliki citra besar di dunia balap, tetapi perusahaan ini telah memberikan kontribusi berharga bagi industri otomotif Jepang. Isuzu Plaza, sebagai museum yang menampilkan sejarah dan keunikan perusahaan ini, adalah tempat yang tepat untuk memahami lebih dalam tentang peran Isuzu dalam dunia otomotif. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Formula 1 #Bellett 1600 GTR #isuzu plaza #isuzu