Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pemutus Dana Kreator TikTok Capai Rp31 Triliun, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Nur Fadilah • 2023-11-08 09:29:30

Platform Tiktok./Time.com
Platform Tiktok./Time.com

JAGOSATU.COM
-Platform TikTok akan mengakhiri program dana bagi para pembuat konten pada Sabtu (16/12) mendatang.

Program ini awalnya diumumkan pada tahun 2020 dan memiliki nilai dana sebesar $2 miliar setara dengan Rp31.158.000.000.000 saat ini.

Sebelumnya diketahui, program ini diciptakan sebagai sarana untuk memberikan penghasilan kepada kreator yang membuat konten singkat di platform tersebut."

Dikutip JawaPos.com dari time.com, pada hari Senin Fortune melaporkan bahwa perusahaan telah membuat keputusan untuk sepenuhnya menghentikan program dana bagi para pembuat konten.

Baca Juga: Netizen Ancam Boikot Produk Felicya Angelista Usai Soroti Konflik Israel-Palestina

Pada tahun 2020, TikTok mengumumkan komitmen untuk membayar sekitar $1 miliar setara Rp15.579.000.000.000 dalam jangka waktu tiga tahun kepada pembuat konten yang berhasil menghasilkan video yang disaksikan oleh ratusan ribu, bahkan jutaan penonton.

Sasaran utama dari program dana ini adalah untuk memberikan peluang penghasilan kepada micro-influencer yang memiliki setidaknya 10.000 pengikut dan telah menerima setidaknya 100.000 tayangan dalam 30 hari terakhir di TikTok.

Namun, belum ada kejelasan apakah TikTok benar-benar membayar seluruh jumlah tersebut kepada para pembuat konten yang memenuhi syarat.

Sebagian besar kreator telah mengungkapkan kritik terhadap TikTok aras program dana tersebut dengan menyatakan bahwa mereka merasakan manfaat yang diterima tidak sebanding dengan usaha yang mereka keluarkan.

Beberapa orang telah berbicara kepada majalah Fortune dan mengungkapkan bahwa mereka hanya menerima bayaran yang sangat kecil, bahkan hampir tidak sebanding, meskipun telah membuat video yang menjadi viral.

Masih dari sumber yang sama, dalam sebuah pernyataan kepada TIME, juru bicara TikTokmengungkapkan, "Perusahaan kami memiliki komitmen kuat untuk menciptakan pengalaman terbaik di TikTok dan menyediakan ekosistem penawaran monetisasi yang kuat kepada para pembuat konten." 

Lebih lanjut, juru bicara tersebut menyatakan, "Sebagai bagian dari upaya dan komitmen berkelanjutan kami untuk menyediakan produk terbaik, kami berusaha mengembangkan produk baru dan mengalokasikan sumber daya ke berbagai produk baru untuk memberikan dukungan yang optimal kepada para pembuat konten dan menjelajahi peluang baru.

Pengelolaan Dana Kreator TikTok juga menimbulkan reaksi negatif setelah laporan dari Forbes mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut sebenarnya menyimpan data pembuat konten di server di Tiongkok.

Padahal mereka telah berjanji sebelumnya bahwa data tersebut akan dijaga di Amerika Serikat. Hal ini menciptakan kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data, mengingat adanya ketegangan geopolitik dan peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan data pribadi.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana perusahaan mengikuti janji mereka terkait lokasi penyimpanan data. Serta bagaimana hal ini dapat memengaruhi hubungan antara TikTok dan komunitas pembuat kontennya.

Selain itu, juga mencerminkan kompleksitas dalam memastikan kepatuhan peraturan data lintas batas, yang merupakan isu penting dalam era digital saat ini.

TikTok mungkin perlu lebih transparan dalam menjelaskan tindakan mereka terkait penyimpanan data demi memulihkan kepercayaan komunitas pengguna dan pembuat konten mereka.

Meskipun demikian, penutupan Dana Kreator TikTok tidak menandakan akhir dari peluang bagi para pembuat konten yang ingin menghasilkan pendapatan dari aplikasi tersebut.

Sebagai alternatif, TikTok telah meluncurkan "Program Kreativitas" pada awal tahun ini, yang mewajibkan para pembuat konten untuk menghasilkan video dengan durasi lebih dari satu menit agar dapat memperoleh penghasilan.

Program ini, yang berfokus pada jangka panjang, tampaknya menawarkan lebih banyak potensi, sebagian besar pembuat konten melaporkan kepada Fortune bahwa mereka berhasil menghasilkan "ribuan dollar" melalui program ini.

Dengan adanya “Program Kreativitas”, TikTok memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pembuat konten untuk mendapatkan penghasilan, sementara mereka dapat mengeksplorasi kreativitas mereka dalam video yang lebih panjang, menjadikannya alternatif menjanjikan setelah penutupan DanaKreator.(jpg)

Editor : Nur Fadilah
#Dana #tik tok #program #Penghasilan #kreator