Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Industri Game Berguncang: Bytedance Mengonfirmasi Niat Jual Moonton, Pengembang Mobile Legends

Aryanti Sasamu • Jumat, 17 November 2023 | 11:24 WIB
Logo Moonton / Sumber : Moonton
Logo Moonton / Sumber : Moonton

JAGOSATU.COM - Kabar mengenai pembicaraan penjualan pengembang game Mobile Legends, Moonton, oleh ByteDance, perusahaan pemilik TikTok, tengah menjadi sorotan.

ByteDance dilaporkan sedang melakukan pembicaraan mengenai potensi penjualan Moonton dengan beberapa calon pembeli.

Ini terjadi dua tahun setelah ByteDance mengakuisisi perusahaan berbasis di Shanghai ini dengan kesepakatan senilai $4 miliar atau sekitar Rp 56 triliun.

Moonton, yang berkantor pusat di Shanghai, dikenal sebagai pengembang game mobile terkenal "Mobile Legends: Bang Bang," yang diakuisisi oleh ByteDance pada tahun 2021.

Kesepakatan ini dianggap sebagai langkah besar ByteDance dalam investasi untuk menjadi pemain utama di pasar game global yang mencapai nilai $187 miliar atau sekitar Rp 2,618 triliun.

Beberapa perusahaan, termasuk salah satunya dari Arab Saudi, telah terlibat dalam diskusi dengan ByteDance mengenai potensi akuisisi Moonton.

Meski demikian, tahapannya masih dalam langkah awal, dan belum ada kesepakatan yang tercapai. Sumber menyebutkan bahwa rencana ini muncul karena ByteDance ingin lebih fokus pada inti bisnisnya.

Moonton, sejak diakuisisi oleh ByteDance, menghadapi kinerja yang kurang memuaskan, menjadi pemicu keputusan ByteDance untuk menjualnya.

Reuters melaporkan bahwa ByteDance belum meluncurkan game online populer lainnya setelah kesuksesan "Mobile Legends."

ByteDance, perusahaan induk dari TikTok, sebelumnya mengalami beberapa kesulitan dalam upayanya mengembangkan bisnis di industri game.

Pada tahun lalu, ByteDance menghentikan unit pengembangan game berbasis di Shanghai, 101 Studio, dan baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk memperbarui unit virtual reality (VR) Pico dengan fokus pada pengembangan perangkat keras.

Akuisisi Moonton oleh ByteDance terjadi dalam konteks kebijakan tiba-tiba pemerintah Tiongkok yang melarang bisnis video game, menyebabkan penurunan penjualan dalam industri pengembangan game pada tahun lalu.

Baca Juga: Menaklukkan Kebosanan: 5 Langkah Praktis untuk Kembali Bersemangat

Moonton, melalui situs resminya, mengklaim memiliki lebih dari 1.600 karyawan di seluruh dunia, dengan operasi di Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.(jpg)

 
 

 

Editor : Aryanti Sasamu
#ByteDance #Developer Game #MOBILE LEGEND #game #MOONTON