Jagosatu.com - Royole Technologies: Pelopor Ponsel Lipat yang Kini Tumbang di Tengah Persaingan
Di tengah pesatnya perkembangan pasar smartphone lipat yang didominasi nama-nama besar seperti Huawei dan Samsung, kabar mengejutkan datang dari Royole Technologies.
Perusahaan asal Shenzhen, China, yang dikenal sebagai pelopor teknologi layar lipat ini dinyatakan bangkrut.
Royole mencatat sejarah dengan meluncurkan ponsel lipat pertama di dunia, FlexPai, pada tahun 2018.
Meski inovatif dengan layar AMOLED 7,8 inci dan konsep lipat ke dalam, produk ini gagal menarik perhatian pasar.
Royole bahkan pernah berkolaborasi dengan Louis Vuitton untuk menciptakan tas berlayar fleksibel, namun usaha tersebut tak mampu mendongkrak penjualan.
Menurut pengadilan Shenzhen, Royole tidak mampu melunasi utang karena asetnya tak cukup.
Kini, perusahaan sedang dalam proses likuidasi aset untuk menyelesaikan kewajibannya.
Sementara itu, Huawei justru semakin dominan di pasar ponsel lipat global. Pada kuartal II-2024, penjualan ponsel lipat Huawei melesat hingga 229 persen, mengalahkan pertumbuhan Samsung yang hanya 5 persen.
Vivo, Honor, dan Motorola melengkapi daftar lima besar vendor ponsel lipat dengan pertumbuhan penjualan signifikan.
Nasib Royole menjadi pelajaran penting: inovasi teknologi saja tidak cukup tanpa strategi pasar yang kuat.