JagoSatu.com - Figure.ai baru saja memperkenalkan Helix, sebuah model Vision-Language-Action (VLA) yang revolusioner. Model ini dirancang untuk membuat robot humanoid lebih cerdas dengan menggabungkan kemampuan melihat, memahami bahasa, dan bergerak—semuanya dalam satu sistem terpadu. Menurut siaran pers resmi Figure.ai, Helix ini dibuat untuk "mengatasi berbagai tantangan lama dalam dunia robotika."
Salah satu keunggulan Helix adalah kontrolnya yang detail pada tubuh bagian atas robot. Figure.ai mengklaim bahwa ini adalah "kontrol tingkat tinggi keluaran VLA pertama dari tubuh bagian atas humanoid, pergelangan tangan, badan, kepala, jari." Hebatnya lagi, Helix memungkinkan robot untuk bekerja sama. Mereka bahkan mendemonstrasikan "VLA pertama yang beroperasi secara bersamaan pada dua robot, menyelesaikan tugas bersama dengan barang-barang yang belum pernah mereka lihat sebelumnya."
Bayangkan jika robot bisa mengerti perintah kita sehari-hari. TechCrunch menuliskan bahwa dalam "dunia yang ideal, Anda cukup memberi tahu robot untuk melakukan sesuatu dan robot akan melakukannya." Nah, Helix hadir untuk mewujudkan impian itu. Dengan kemampuan "Mengambil apa saja", robot ini bisa "hampir semua benda rumah tangga kecil," termasuk benda-benda baru, hanya dengan perintah suara.
Arsitektur Helix ini unik karena menggunakan sistem "Sistem 1, Sistem 2" VLA. Sistem 2 (S2) bekerja dengan lambat tapi teliti untuk memahami bahasa dan lingkungan sekitar, sedangkan Sistem 1 (S1) bertindak cepat untuk menerjemahkan pemahaman itu menjadi gerakan robot yang presisi. Figure.ai menjelaskan bahwa S2 itu seperti "berpikir lambat" untuk tujuan jangka panjang, sementara S1 "berpikir cepat" untuk aksi saat itu juga.
Dengan desain seperti ini, Helix jadi lebih cepat, lebih fleksibel, dan lebih mudah dikembangkan. Figure.ai juga menekankan bahwa model ini bisa langsung diaplikasikan secara komersial karena hemat energi. Meskipun begitu, TechCrunch mengingatkan bahwa teknologi robot humanoid, termasuk Helix, sebenarnya masih dalam "tahap awal." Pengumuman ini juga dilihat sebagai "alat perekrutan" untuk menarik lebih banyak ahli bergabung mengembangkan proyek ini.
Figure.ai sangat optimis dengan potensi Helix untuk membuat robot humanoid berguna di rumah-rumah. Mereka berpendapat, robot rumah tangga masa depan harus "mampu menghasilkan perilaku baru yang cerdas sesuai permintaan, terutama untuk objek yang belum pernah terlihat sebelumnya." Helix dianggap sebagai solusi yang menjanjikan, memungkinkan robot belajar hanya dengan bahasa alami, tanpa perlu pemrograman rumit atau demonstrasi panjang.
Figure.ai menutup pengumuman ini dengan pandangan ke depan yang cerah. Mereka merasa bahwa pencapaian Helix saat ini "hanya menggores permukaan dari apa yang mungkin." Mereka mengajak semua pihak untuk ikut serta menjelajahi potensi VLA dan masa depan robotika humanoid yang lebih canggih lagi.
Bagaimana menurutmu tentang perkembangan Helix ini? Apakah kamu melihat robot humanoid akan segera menjadi bagian dari rumah tangga kita? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung