Jagosatu.com - Samsung sebagai salah satu vendor smartphone terbesar di dunia menyarankan pengguna untuk melakukan restart perangkat secara berkala demi menjaga performa ponsel tetap optimal.
Menurut penjelasan dalam laman resmi Samsung yang dirangkum oleh KompasTekno, dua masalah umum seperti lambat dan lag bisa jadi pertanda awal sistem yang kurang stabil.
Melakukan restart secara rutin dapat membantu menyegarkan sistem dan bahkan menyelesaikan gangguan ringan tanpa perlu tindakan ekstrem seperti reset ulang.
Di perangkat Samsung seperti Galaxy S23, pengguna bisa menjadwalkan restart otomatis melalui menu Settings > Device Care > Auto Optimization > Auto Restart.
Fitur restart otomatis hanya akan aktif ketika beberapa syarat terpenuhi: layar mati, ponsel sedang tidak digunakan, baterai di atas 30%, dan SIM tidak terkunci.
Artinya, lo gak perlu khawatir HP restart mendadak saat lagi nonton YouTube atau ngurus kerjaan penting.
Menariknya, bukan cuma Samsung yang kasih saran begitu. Badan intelijen Amerika Serikat, NSA, juga merekomendasikan pengguna Android dan iPhone untuk melakukan restart seminggu sekali.
Dalam dokumen berjudul "Mobile Device Best Practices", NSA menyebut restart bisa menekan risiko serangan siber jenis zero-click yang nggak butuh interaksi pengguna sama sekali.
Jenis serangan ini memungkinkan peretas menyusup ke sistem dan mencuri data pribadi tanpa korban tahu.
Walau restart rutin bukan solusi mutlak, langkah ini setidaknya mempersempit celah dan memperlambat upaya peretasan.
NSA juga menekankan bahwa fitur kenyamanan pada ponsel bisa jadi titik lemah keamanan kalau nggak dijaga dengan baik.
Sebagai langkah tambahan, NSA menyarankan untuk mematikan WiFi dan Bluetooth saat tidak digunakan, serta rutin memperbarui sistem dan aplikasi.
Pengguna juga dianjurkan menonaktifkan layanan lokasi jika tidak sedang digunakan dan tidak sembarangan klik tautan dari pesan mencurigakan.
Password yang kuat—minimal enam digit—dan penggunaan charger resmi juga penting dalam menjaga keamanan perangkat.
Untuk pengguna Android, pastikan fitur Google Play Protect selalu aktif agar bisa mendeteksi aplikasi mencurigakan secara otomatis.
Sementara itu, pengguna iPhone bisa melakukan pemindaian malware melalui komputer Mac menggunakan software antivirus seperti Intego Mac Internet Security X9.
Kesimpulannya, restart bukan cuma soal kenyamanan, tapi sudah jadi bagian dari langkah perlindungan digital modern yang nggak boleh disepelekan.(chK)
Editor : ALengkong