JagoSatu.com - Keluarga Trump tampaknya semakin melebarkan sayap ke bisnis baru: telepon seluler. Setelah sebelumnya ada jam tangan, sepatu kets, atau bahkan Alkitab, kini mereka meluncurkan Trump Mobile yang menawarkan layanan seluler dan, tebak apa, sebuah ponsel berwarna emas pada musim panas nanti. Ini jelas sebuah level baru dalam branding, mencoba mengubah rasa patriotisme menjadi paket layanan ponsel.
Eric Trump, yang bertanggung jawab mengelola bisnis keluarga ini, membawa sudut pandang "patriotisme". Ia mengklaim bahwa ponsel tersebut akan dibuat di AS dan memiliki pusat panggilan di Amerika. Langkah ini mengikuti serangkaian usaha lain, termasuk transaksi real estat di Timur Tengah dan Vietnam, seperti dilaporkan oleh AP News. Sudah menjadi rahasia umum bahwa merek Trump terus berkembang pesat, tetapi meluncurkan operator seluler terasa seperti lompatan besar dalam hal loyalitas merek.
Ponsel T1 berwarna emas seharga $499 yang akan tersedia pada Agustus nanti, ternyata tidak akan dirancang oleh Trump Mobile, melainkan oleh "perusahaan lain". Selain itu, layanan bulanannya, "Paket 47", dibanderol $47,45, yang jelas merupakan penghormatan pada masa jabatannya sebagai presiden. Seluruh skema ini terasa kurang seperti usaha teknologi, dan lebih menyerupai permainan lisensi, yang secara signifikan membatasi risiko keluarga jika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana.
Analis IDC, Francisco Jeronimo, menganggap biaya bulanan hampir $50 itu terlalu mahal, dan meragukan daya tariknya di luar "para loyalis MAGA yang paling bersemangat", mengingat betapa sulitnya bisnis telepon seluler. Ia tidak yakin mereka "memiliki semua yang dibutuhkan", seperti dikutip oleh AP News. Jeronimo memang benar; menjual ponsel dan layanan itu jauh lebih rumit daripada sekadar menjual topi, dan pasarnya sangat brutal. Ini adalah tantangan besar, bahkan untuk penggemar yang paling setia sekalipun.
Ini juga bukan kali pertama Trump berkecimpung di dunia telekomunikasi; ia pernah mempromosikan perusahaan pemasaran berjenjang, ACN, yang kemudian dituntut karena kasus penipuan. Meskipun ada usaha lain seperti kerajaan kripto mereka (yang menghasilkan lebih dari $57 juta tahun lalu dari World Liberty Financial), merek Trump memang menunjukkan hasil yang beragam. Mengingat rekam jejak tersebut, saya tidak sepenuhnya yakin perusahaan seluler baru ini akan "Membuat Amerika Hebat" di dunia nirkabel, tetapi ini tentu saja sebuah langkah yang patut dicermati.
Bagaimana menurut kalian, apakah Trump Mobile ini akan sukses di pasar yang begitu kompetitif? Ataukah ini hanya akan menjadi satu lagi "proyek" yang menarik perhatian? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung