JagoSatu.com - ASUS mendorong batasan power delivery GPU dengan ROG Astral GeForce RTX 5090 BTF Edition terbarunya, dan ini sungguh luar biasa! Anthony Yu, manajer umum ASUS Tiongkok, baru saja memamerkan testing terbaru di mana konektor GC-HPWR yang dipatenkan mampu menarik daya lebih dari 1900W tanpa masalah! Ini jenis over-engineering gila yang kita mau lihat, apalagi setelah semua drama konektor 12VHPWR itu.
Format BTF (Back to Future) kini sudah mencapai revisi 2.5, menawarkan konektor daya GC-HPWR yang bisa dilepas-pasang. Ini memberi pengguna pilihan antara konektor tersebut dan konektor 16-pin (12VHPWR) biasa. Langkah ini cerdas banget, karena mengatasi batasan sebelumnya di mana kalian cuma terpaku pada ekosistem BTF, seperti yang dilaporkan oleh Tom's Hardware. Fleksibilitas adalah kunci di sini; memberikan opsi kepada pengguna, apalagi dengan tuntutan daya setinggi itu, adalah kemenangan besar untuk kebebasan konsumen.
Anthony Yu, yang memang terkenal suka testing ekstrem, menguji GC-HPWR sampai limitnya. Pada daya terukurnya 1000W, konektor ini stabil di suhu 30-35°C saat dibebani 670W, dan cuma naik jadi 38°C ketika didorong hingga 1300W. Lalu, dalam testing yang lebih gila, dia naikin daya sampai lebih dari 1900W, dan GC-HPWR masih tetap adem di sekitar 41°C, sementara kabel biasa udah nyentuh 68-70°C. Ini jelas banget nunjukin betapa kokohnya GC-HPWR yang terbuat dari logam dibanding konektor 16-pin plastik, apalagi di bawah beban yang nggak masuk akal.
Yang menarik, konektor 16-pin dan GC-HPWR ternyata bisa bekerja sama buat mendistribusikan daya. Eksperimen Yu nunjukin kalau keduanya bisa berbagi beban yang sangat besar, dengan 1400W dan 1200W dari dua sumber daya yang masing-masing mengalir lewat setiap konektor, dikutip dari Tom's Hardware. Fakta bahwa dua konektor terpisah ini bisa berkolaborasi untuk berbagi beban daya sebesar itu jelas membuktikan kehebatan engineering ASUS.
Meskipun ASUS sendiri nggak berniat pakai kedua konektor ini di produk yang dijual ke umum (sebenarnya, ini cuma buat para overclocker kelas berat), demonstrasi Yu membuktikan kalau solusi ini bisa sangat berguna untuk GPU masa depan, bahkan yang lebih haus daya. Kalau konsumsi daya kartu grafis terus naik, pendekatan konektor ganda ini mungkin bakal jadi standar, dan ASUS jelas selangkah lebih maju.
Gimana menurut kalian, apakah konektor GC-HPWR ini bakal jadi game changer buat GPU next-gen? Atau ini terasa overkill? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung