JagoSatu.com - Honor baru saja meluncurkan Magic V5 di Tiongkok, dan mereka menggembar-gemborkan sebagai ponsel lipat tertipis di dunia, hanya 8,8 mm! Tapi, ini yang menarik: profil super tipis itu cuma berlaku untuk varian "Warm White", dan anehnya, mereka seolah mengabaikan tonjolan kamera yang luar biasa besar di belakangnya. Ini seperti mengklaim mobil Anda paling cepat, tapi hanya jika spoiler-nya dicopot—rasanya agak kurang jujur untuk sebuah klaim kebanggaan, ya?
Magic V5 yang baru ini adalah peningkatan signifikan dari V3, dengan fokus utama pada ketipisan dan teknologi kamera. Dengan tebal 8,8 mm, ponsel ini memang lebih tipis dari Oppo Find N5 dan bahkan flagship Galaxy Z Fold 7 yang masih dinanti. Namun, varian warna lain ternyata memiliki ketebalan 9 mm, seperti yang dilaporkan oleh 9To5Google. Artinya, kecuali Anda memang mengincar "Warm White", klaim rekor Honor itu sudah meleset tipis. Klasik, deh, hype spesifikasi begini!
Di dalam bodi yang (sebagian besar) ramping itu, Magic V5 dibekali chipset Snapdragon 8 Elite, layar dalam 7,95 inci, layar luar 6,43 inci, RAM hingga 16 GB, penyimpanan 1 TB, dan sudah menjalankan Android 15 secara default. Ditambah lagi, ada baterai jumbo 6.100 mAh di model teratas. Ini adalah spesifikasi flagship yang sangat serius, apalagi kapasitas baterainya. Senang melihat Honor tidak mengorbankan performa internal demi obsesi ketipisannya.
Namun, mari kita bahas bagian yang paling mencolok—atau lebih tepatnya, modul kamera raksasa di bagian belakang. Meskipun ponselnya tipis, ia punya setup kamera yang impresif: kamera utama 50 MP, ultrawide 50 MP, telefoto 3x 64 MP, dan dua kamera selfie 20 MP. Dominic Preston dari The Verge bahkan menyoroti bahwa tonjolan ini "lebih tebal dari kedua bagian ponsel itu sendiri," seperti yang dikutip oleh 9To5Google. Serius, ukurannya benar-benar sangat besar! Meskipun hardware kamera yang lebih banyak idealnya menghasilkan foto yang lebih baik, tonjolan itu adalah kompromi desain utama yang pasti akan mengganggu banyak pengguna.
Jadi, meskipun Honor secara teknis bisa mengklaim sebagai "ponsel lipat tertipis" untuk satu varian saja, kepraktisan gelar itu jadi dipertanyakan karena tonjolan kamera yang sangat menonjol. Ini adalah barter yang aneh: meraih poin pemasaran dengan mengorbankan ponsel yang seharusnya benar-benar ramping dan nyaman dikantongi. Kita harus lihat nanti, apakah performa kamera itu benar-benar sepadan dengan "punuk" visual (dan literal) yang cukup besar ini.
Bagaimana menurut kalian, apakah tonjolan kamera sebesar itu sepadan dengan klaim "tertipis" dan spesifikasi kamera canggihnya? Atau kalian lebih mementingkan desain yang benar-benar rata? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung