Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Toyota Diam-Diam Siapkan Produksi bZ4X di RI? Ini Bocoran Eksklusif yang Bikin Tesla Deg-degan!

Toar Rotulung • 2025-07-24 13:50:42

Toyota BZ4X
Toyota BZ4X
Toyota BZ4X
Toyota BZ4X
Jagosatu.com -
Toyota akhirnya buka suara soal rencana produksi mobil listrik bZ4X di Indonesia, dan ini jadi berita besar untuk dunia otomotif.

Mobil listrik Toyota bZ4X awalnya hadir di Indonesia sebagai mobil CBU alias diimpor langsung dari Jepang.

Harga mobil ini cukup tinggi, yaitu sekitar Rp1,19 miliar on-the-road Jakarta menurut data dari DetikOto.

Meskipun mahal, Toyota tetap membawa bZ4X sebagai mobil andalan untuk acara-acara penting seperti KTT G20 di Bali.

Menurut Tempo Otomotif, Toyota Astra Motor (TAM) sudah sejak 2022 melakukan studi dan riset soal kemungkinan produksi lokal.

Produksi lokal artinya mobil dibuat di pabrik dalam negeri, bukan diimpor utuh dari luar negeri.

Alasan Toyota belum buru-buru memproduksi lokal karena mereka masih pelajari pasar dan kesiapan ekosistem kendaraan listrik.

Ekosistem kendaraan listrik adalah segala hal yang mendukung mobil listrik, mulai dari pabrik, baterai, sampai charging station.

Menurut Philardi Ogi, Head of Public Relations TAM, mereka ingin memastikan semua komponen dan sistem bisa diproduksi dengan kualitas tinggi.

Toyota menyebut kalau mereka punya target untuk menurunkan harga mobil listrik dengan cara memproduksi secara lokal.

Produksi lokal bisa menekan biaya pajak impor dan logistik, yang selama ini bikin harga mobil listrik jadi mahal.

Dalam ajang GIIAS 2025, Toyota resmi memperkenalkan bZ4X facelift yang diproduksi di Karawang, Jawa Barat.

Mobil ini menjadi Battery Electric Vehicle (BEV) pertama dari Toyota yang dirakit di Indonesia.

BEV adalah jenis mobil yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dari baterai, tanpa bensin sama sekali.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Ueda, mengatakan bahwa produksi lokal bZ4X adalah bentuk komitmen Toyota untuk mendukung industri otomotif Indonesia.

Menurutnya, produksi lokal akan membuka lapangan kerja dan mempercepat adopsi mobil listrik di tanah air.

Salah satu yang menarik adalah versi facelift bZ4X hanya tersedia dalam penggerak roda depan alias FWD.

Toyota menjelaskan bahwa versi FWD lebih efisien dan cocok untuk kondisi jalan perkotaan di Indonesia.

Mobil ini juga sudah dibekali teknologi canggih seperti T-Intouch dan Toyota Safety Sense 3.0.

Toyota Safety Sense 3.0 adalah sistem bantuan berkendara seperti pengereman otomatis dan sensor tabrakan.

Menurut GridOto, bZ4X facelift juga mendapat peningkatan desain interior dan daya tahan baterai yang lebih baik.

Bob Azam dari TMMIN menjelaskan bahwa produksi BEV seperti bZ4X akan dilakukan bertahap setelah penguatan produksi hybrid.

Hybrid adalah mobil yang punya dua sumber tenaga: bensin dan listrik, dan dianggap sebagai jembatan sebelum full listrik.

Toyota juga ingin meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN untuk mobil listrik rakitan lokal.

TKDN adalah ukuran berapa persen komponen dalam produk berasal dari dalam negeri.

Menurut Republika, Toyota menargetkan penggunaan baterai lokal dan motor listrik buatan dalam negeri dalam waktu dekat.

Dengan langkah ini, Toyota berharap bisa menjangkau lebih banyak konsumen karena harga jadi lebih terjangkau.

Langkah Toyota ini tentu bikin Tesla dan merek mobil listrik lain harus lebih siap bersaing di pasar Indonesia.

Produksi lokal Toyota bZ4X bisa jadi momen penting dalam sejarah kendaraan listrik nasional.

vyr

Editor : Toar Rotulung
#Mobil Listrik #Toyota bZ4X #Produksi Lokal #EV Indonesia #GIIAS 2025