Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

GPT-5 Resmi Meluncur, tapi Sam Altman Sebut “Proyek Manhattan Baru” dan Ungkap Kekhawatiran Besar

ALengkong • 2025-08-11 07:25:00

GPT-5 Resmi Meluncur
GPT-5 Resmi Meluncur

Jagosatu.com - OpenAI baru saja merilis GPT-5, model kecerdasan buatan terbaru yang disebut-sebut sebagai lompatan besar dalam teknologi AI.

Peluncuran ini diumumkan pada 7 Agustus 2025 dan langsung menjadi sorotan di seluruh dunia teknologi.

GPT-5 hadir dengan kemampuan memori lebih panjang, pemahaman konteks yang lebih dalam, dan penalaran yang lebih mirip manusia.

Menurut Reuters, GPT-5 dirancang untuk membantu pengguna dalam percakapan yang lebih kompleks dan panjang tanpa kehilangan konteks.

CEO OpenAI, Sam Altman, justru mengungkap rasa khawatir yang cukup besar terhadap teknologi baru ini.

Baca Juga: ChatGPT-5 Resmi Meluncur: Fitur Baru dan Keunggulan Dibanding Versi Sebelumnya

Dilansir dari Times of India, Altman membandingkan dampak GPT-5 dengan “Proyek Manhattan” yang melahirkan bom atom pada Perang Dunia II.

Istilah “Proyek Manhattan” sendiri adalah kode untuk program rahasia Amerika Serikat dalam mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia.

Altman menilai GPT-5 punya kekuatan yang sangat besar, dan jika disalahgunakan, bisa menimbulkan masalah serius bagi masyarakat.

Ia juga mengatakan merasa “tidak berguna” karena AI ini mampu melakukan banyak hal yang dulunya hanya bisa dilakukan manusia.

Kekhawatiran terbesar adalah potensi penyalahgunaan GPT-5 untuk penipuan otomatis yang lebih canggih dan sulit dideteksi.

Para pakar AI lainnya juga memberi peringatan bahwa AI tingkat lanjut dapat memproduksi informasi palsu dengan kecepatan tinggi.

Menurut The Guardian, beberapa peneliti menyebut GPT-5 sebagai salah satu langkah menuju “AGI” atau Artificial General Intelligence.

AGI adalah istilah untuk AI yang mampu memahami dan belajar seperti manusia dalam berbagai bidang tanpa batasan tertentu.

Walaupun begitu, ada juga pihak yang optimis GPT-5 bisa menjadi alat revolusioner di bidang pendidikan, kesehatan, dan penelitian.

Beberapa perusahaan sudah mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan GPT-5 ke dalam layanan mereka mulai akhir tahun ini.

Namun, belum ada regulasi yang jelas untuk mengatur penggunaan AI dengan kemampuan sebesar ini di banyak negara.

Pemerintah dan organisasi internasional mulai melakukan pembahasan serius tentang keamanan dan etika penggunaan GPT-5.

Pengamat teknologi menilai, peluncuran GPT-5 akan memicu “perlombaan senjata AI” antara perusahaan teknologi raksasa dunia.

Dengan potensi besar dan risiko yang mengintai, GPT-5 menjadi salah satu inovasi yang memicu rasa kagum sekaligus waspada.

Publik kini menunggu langkah selanjutnya dari OpenAI untuk memastikan GPT-5 digunakan secara aman dan bermanfaat bagi semua orang. (J)

Editor : ALengkong
#SamAltman #KecerdasanBuatan #openai #GPT5 #Teknologi #BeritaTeknologi