Jagosatu.com - Penelitian yang melibatkan Green Arther Sandag, dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Klabat (UNKLAB), bersama rekannya Adinda Marcellina Manueke dari Yuan Ze University Taiwan, berhasil mengungkap rumus sederhana untuk memprediksi lagu yang bisa populer di Spotify.
Penelitian ini dipresentasikan dalam konferensi internasional IEEE pada tahun 2020.
Dalam riset tersebut, Sandag dan Manueke menggunakan algoritma Decision Tree (C4.5) untuk menganalisis 593 lagu populer di Spotify pada periode 2018–2019.
Dataset lagu diambil langsung melalui API resmi Spotify.
Penelitian memfokuskan analisis pada dua kategori: penyanyi solo dan grup musik.
Setiap lagu dianalisis berdasarkan fitur audio seperti energi, tempo, danceability, loudness, durasi, hingga valence.
Hasilnya cukup mengejutkan karena faktor paling berpengaruh ternyata adalah energi dari sebuah lagu.
Lagu dengan energi tinggi cenderung lebih mudah disukai pendengar dan berpotensi menjadi viral.
Selain energi, faktor loudness (tingkat keras suara) dan durasi juga menjadi penentu kuat.Baca Juga: Dosen Universitas Klabat Memberikan Pelayanan dan Edukasi, Siswa SMK Sorong Siap Jadi Programmer Muda!
Sebaliknya, faktor instrumentalness justru memiliki pengaruh paling rendah terhadap popularitas.
Dengan kata lain, lagu instrumental lebih sulit untuk menembus daftar trending Spotify.
Metode Decision Tree yang dipakai dalam penelitian ini terbukti sangat akurat.
Akurasi prediksi mencapai 92,3% ketika diuji dengan data independen.
Angka ini lebih unggul dibanding metode lain seperti KNN, Naïve Bayes, dan Linear Regression.
Sandag menyebutkan bahwa temuan ini bisa membantu musisi, komposer, dan label rekaman.
Mereka dapat merancang lagu dengan mempertimbangkan fitur-fitur audio yang terbukti signifikan.
Dengan begitu, peluang lagu mereka masuk ke daftar populer Spotify akan semakin besar.
Kolaborasi antara dosen UNIKLAB dan peneliti dari Taiwan ini juga menjadi bukti bahwa dunia musik kini semakin erat kaitannya dengan teknologi kecerdasan buatan.Baca Juga: Riset Universitas Klabat Ungkap Facebook Jadi Senjata Rahasia UMKM Naik Omzet
Di masa depan, bukan tidak mungkin sebuah lagu bisa diprediksi kepopulerannya bahkan sebelum dirilis resmi.
Penelitian ini menjadi langkah awal integrasi data science dalam industri musik digital.
Hasil riset tersebut membuktikan bahwa musik tidak hanya soal rasa dan seni, tapi juga tentang bagaimana teknologi membaca pola yang disukai manusia.
(chg)
Editor : ALengkong