Jagosatu.com - Dunia trading kembali digemparkan dengan hadirnya teknologi terbaru dari JalanX yang dibahas dalam seminar di Jakarta.
Seminar ini sukses menarik perhatian banyak investor yang penasaran dengan sistem High-Frequency Trading atau biasa disingkat HFT.
High-Frequency Trading adalah metode trading yang menggunakan algoritma super cepat untuk melakukan transaksi dalam hitungan detik.
Menurut CNBC Indonesia, acara ini dihadiri langsung oleh CEO JalanX Asia Fintech, Ethan G. Morgan, yang memberikan motivasi kepada peserta.
Ethan menjelaskan bahwa HFT bisa membantu investor pemula maupun profesional untuk meraih hasil yang lebih maksimal.
Dilansir dari CNBC Indonesia, JalanX ingin menghadirkan inovasi trading yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh institusi besar.
Acara seminar ini tidak hanya berisi teori, tapi juga demo langsung bagaimana bot trading bekerja secara real-time.
Peserta dibuat kagum karena sistem bot ini bisa melakukan ribuan transaksi dalam waktu yang sangat singkat.
Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membaca pergerakan pasar dengan cepat.
Selain itu, algoritma HFT mampu menganalisis data dalam jumlah besar agar trader bisa mengambil keputusan tepat.
Dalam seminar, Ethan menekankan pentingnya pemahaman risiko meski teknologi ini bisa meningkatkan peluang profit.
JalanX juga mengajak investor muda untuk belajar memahami dunia digital finance sejak dini.
Menurut penyelenggara, kehadiran seminar ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan teknologi trading ke publik luas.
Banyak anak muda yang hadir karena ingin tahu bagaimana cara kerja bot trading di era digital sekarang.
Peserta juga diberi kesempatan bertanya langsung kepada tim teknis mengenai mekanisme keamanan sistem HFT.
JalanX memastikan teknologi mereka aman digunakan dan tetap sesuai dengan regulasi pasar yang berlaku.
Menurut CNBC Indonesia, seminar ini juga menjadi ajang networking bagi para investor dan pelaku startup finansial.
Dengan adanya teknologi ini, JalanX berharap trading bisa lebih mudah dipahami bahkan oleh trader pemula.
Seminar ditutup dengan optimisme bahwa inovasi digital akan terus mengubah cara orang berinvestasi di masa depan.
Acara ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi bagian dari ekosistem trading modern berbasis AI.
(DB)
Editor : Toar Rotulung