Jagosatu.com – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic membuat kejutan dengan menunjuk Rahul Patil sebagai Chief Technology Officer (CTO) yang baru.
Menurut TechCrunch – Patil sebelumnya menjabat sebagai CTO di Stripe dan akan memimpin pengembangan infrastruktur AI Claude yang makin banyak digunakan.
Langkah ini menunjukkan bahwa Anthropic serius membenahi sistem belakang (backend) agar AI mereka bisa berjalan lebih cepat dan stabil.
Infrastruktur AI adalah bagian penting dalam sistem AI yang mencakup server, jaringan, dan komputasi besar untuk menjalankan model kecerdasan buatan.
Kalau otak kita berpikir, infrastruktur AI adalah jantung dan paru-parunya, tanpa itu, AI tidak bisa bekerja dengan lancar.
Melansir TechCrunch – Patil akan fokus menangani sistem komputasi, penyimpanan data besar, dan proses inferensi yaitu saat AI digunakan untuk menjawab pertanyaan.
Anthropic juga menggabungkan tim produk dan infrastruktur supaya kerja mereka lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal.
Mengutip The Economic Times – Anthropic sedang agresif merekrut talenta kelas dunia untuk memperkuat tim mereka di tengah persaingan yang makin ketat.
Baca Juga: Dual-Engine AI Pertama di Dunia! Honor Magic 8 Pro Siap Ubah Cara Kamu Pakai Smartphone
Posisi CTO lama, Sam McCandlish, yang juga salah satu pendiri Anthropic, kini berpindah ke posisi Chief Architect.
Chief Architect akan fokus pada pelatihan model AI berskala besar, seperti Claude, agar semakin pintar dan efisien.
Sementara itu, CTO baru akan memastikan semua sistem berjalan lancar saat digunakan oleh perusahaan maupun pengguna individu.
Menurut CEO Anthropic, Daniela Amodei – pengalaman Patil selama lebih dari dua dekade di perusahaan seperti Oracle, Amazon, dan Microsoft jadi aset berharga.
Dilansir dari Tom’s Hardware – Anthropic juga tengah memperkuat struktur organisasi untuk menjawab tantangan keamanan AI dan keterbukaan terhadap pemerintah.
Mereka membentuk divisi khusus yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah untuk memastikan AI berkembang secara aman dan bertanggung jawab.
Patil menyatakan bahwa dia bergabung karena percaya ini adalah momen penting dalam sejarah perkembangan AI dunia.
Claude, sebagai produk unggulan Anthropic, makin banyak digunakan dan membutuhkan sistem komputasi yang bisa diandalkan kapan saja.
Beberapa pengguna sebelumnya mengeluhkan keterbatasan pemakaian Claude karena sistemnya kelebihan beban.
Itulah sebabnya penguatan infrastruktur menjadi langkah penting agar Claude bisa bersaing dengan ChatGPT dari OpenAI dan LLaMA dari Meta.
Anthropic berharap di bawah kepemimpinan Patil, Claude bisa jadi platform AI yang cepat, stabil, dan cocok untuk kebutuhan perusahaan besar.
Tantangan ke depan tidak ringan, tapi Patil dianggap sebagai sosok yang tepat untuk membawa perubahan besar.
Dengan gabungan pengalaman dan visi baru, Anthropic siap menaklukkan persaingan AI global dari sisi infrastruktur. (KT)
Editor : ALengkong